Bandar Lampung (Lampost.co) – Lampung Begawi 2025 resmi digelar sebagai ajang tahunan yang memadukan seni budaya, kreativitas, dan penguatan ekonomi daerah. Perhelatan ini menghadirkan lebih dari 70 UMKM unggulan, festival kuliner, pergelaran busana, festival musik, serta forum edukasi yang terbuka untuk masyarakat.
Poin Penting
- Lampung Begawi 2025 digelar dengan lebih dari 70 UMKM unggulan.
- Acara menampilkan kuliner, busana, musik, hingga forum edukasi.
- Ketua Dekranasda dorong UMKM Lampung tembus pasar nasional dan global.
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyebut Lampung Begawi tahun ini menjadi momentum penting untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurutnya, penguatan daya saing produk lokal harus diarahkan agar mampu menembus pasar nasional maupun global.
“Upaya peningkatan kelas UMKM tidak bisa dilakukan sendiri, butuh sinergi yang kuat,” ujarnya.
Baca
Ia menjelaskan, tema Lampung Begawi tahun ini sangat relevan dengan tantangan ekonomi yang menuntut inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi. Transformasi digital menjadi jembatan penting antara produk Lampung dengan konsumen dalam maupun luar negeri.
“UMKM harus kita dorong ke pasar nasional maupun global. Kita punya banyak produk unggul dan terbukti layak bersaing. Dekranasda siap memberikan dukungan agar UMKM semakin kreatif, inovatif, dan bersemangat untuk naik kelas,” kata dia.
Selain memamerkan produk, Lampung Begawi juga menghadirkan ruang pembelajaran dan peluang bisnis. Berbagai program disiapkan mulai dari bincang UMKM, showcase produk, hingga business matching untuk mempertemukan pelaku usaha dengan investor dan pembiayaan.
Ia menegaskan, inklusivitas menjadi aspek penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Dekranasda membuka pembinaan dan akses pasar, termasuk mendorong kelompok difabel agar terlibat dalam pengembangan produk.
“Dengan inklusivitas ekonomi, hak-hak UMKM semakin terjamin karena mereka mendapatkan ruang untuk tumbuh. Difabel pun kami dorong agar bisa berkreativitas bersama UMKM,” jelasnya.
Ia menambahkan, Lampung memiliki potensi besar untuk mendukung UMKM. Karena itu, penting bagi pelaku usaha menjaga mutu, mengangkat nilai tambah produk, dan terus berinovasi agar bisa bersaing di pasar global.
“Kita harus bangga Lampung punya potensi luar biasa. Saatnya mengangkat value produk, menjaga kualitas, dan terus berinovasi,” pungkasnya.








