Mahasiswa KKN Unila Bantu UMKM di Purwodadi Go Digital

Editor Adi Sunaryo, Penulis Umar Robbani
Sabtu, 15 Februari 2025 20.05 WIB
Mahasiswa KKN Unila Bantu UMKM di Purwodadi Go Digital
Mahasiswa KKN membantu pelaku UMKM membungkus keripik. Dok/Istimewa

Bandar Lampung (Lampost.co)– Kelompok mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) membantu pelaku UMKM di Desa Purwodadi, Lampung Selatan go digital melalui program Cerdas, Efektif, Ramah (Cerah) Bersama UMKM.

Melalui program itu, para mahasiswa Unila itu membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan strategi pemasaran dan penjual melalui platform digital. Koordinator kelompok KKN, Muhammad Harri Alfatah berharap bahwa program ini dapat membantu UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan era digital.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unila Kenalkan ECO Enzyme Atasi Sampah di Margo Makmur Mesuji

Dia menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada pelaku UMKM. Yakni dalam mengembangkan bisnis mereka melalui strategi pemasaran modern, seperti pemanfaatan media sosial, marketplace, dan branding produk yang efektif.

“Dengan strategi yang tepat, produk lokal seperti keripik singkong memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya, Sabtu, 15 Februari 2025.

Dalam program itu para pelaku UMKM diberikan pelatihan mengenai cara membuat konten digital yang menarik. Kemudian teknik fotografi produk, serta manajemen akun bisnis di berbagai platform digital. Harapan pelatihan itu bisa menjadi solusi bagi para pelaku UMKM dalam menjangkau pasar.

“Dengan strategi yang tepat, produk lokal seperti keripik singkong memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Harru berharap, program tersebut bisa memberikan dampak jangka panjang. Dengan kemampuan digital yang pelaku UMKM miliki, menurutnya hal itu membuat lebih percaya diri dalam mengenalkan produknya.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ahmad mengaku sangat terbantu dengan pelatihan itu. Mereka mendapatkan wawasan baru dalam mengelola bisnis secara lebih profesional. Terutama dalam meningkatkan daya tarik produk melalui pemasaran digital.

“Saya sangat terbantu dengan pendampingan ini, terutama dalam pembuatan akun media sosial dan pemasangan lokasi usaha di Google Maps. Sekarang pelanggan bisa lebih mudah menemukan dan memesan produk kami,” kata dia.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI