• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 23/01/2026 12:40
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Pelaku UMKM di Bandar Lampung Nikmati Keuntungan Jargas PGN

NurbyNur
30/07/24 - 17:09
in Bandar Lampung, Ekonomi dan Bisnis
A A
Penggunaan Jaringan Gas (Jargas) PGN

Penggunaan Jaringan Gas (Jargas) PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, yang terbukti lebih ekonomis dan hemat 30 hingga 50 persen. Dok/PGN

Bandar Lampung (Lampost.co)— Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lampung, khususnya Bandarlampung semakin diuntungkan dengan keberadaan Jaringan Gas (Jargas) PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, yang terbukti lebih ekonomis dan hemat 30 hingga 50 persen.

Owner Sate Utami Cabang Wayhalim, Dimas, mengaku sejak dua bulan lalu sudah beralih ke Jargas PGN. Dimas mengakui selisih pemakaian terpaut jauh dengan elpiji. Ia mengaku outlet Sate Utami miliknya dalam sehari dapat menghabiskan satu atau lebih tabung elpiji ukuran 12 Kg.

Namun sejauh ini kurang ekonomis karena gas mengendap yang tersisa di dalam tabung tidak dapat lagi bisa ia gunakan dan terbuang, lantaran tekanannya sudah rendah. Meski api tetap hidup pada kompor, namun tidak begitu besar pengaruhnya ke masakan di atasnya.

“Outlet kami baru dua bulan menggunakan Gas PGN, setelah kami hitung selisih yang terjadi rata-rata di atas 30 persen bahkan hingga 50 persen. Pemakaian saat ini sekitar Rp2 jutaan per bulan sejak pakai Jargas, dari sebelumnya Rp4-5 juta. Nah ini secara bisnis jelas menguntungkan, apalagi penggunaannya simple, tidak harus gonta- ganti tabung,” ujar pria berkacamata itu, Senin, 29 Juli 2024.

Ia melanjutkan, perbedaan lain yakni api yang di hasilkan dari kompor juga lebih besar, sehingga makanan lebih cepat matang dan tersaji lebih cepat ke pelanggan.

Sejauh ini ia mengakui tidak terjadi kendala, meski harus ada penyesuaian dari kompor. Namun tetap fleksibel.

“Sejauh ini tidak terjadi kendala berarti. Kalaupun ada saat menghubungi petugas PGN mereka cepat tanggap. Dan komplain langsung tertangani,” katanya.

Pelanggan Segmen Rumah Tangga

Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar, mengatakan sebelumnya lokasi outlet Sate Utami sudah menjadi pelanggan segmen rumah tangga. Namun karena kebutuhan pelanggan untuk berusaha, melakukan penyesuaian intalasi dengan tekanan yang pelanggan butuhkan.

“Kalau sebelumnya di sini sudah terdaftar sebagai pelanggan Jargas Rumah Tangga. Tetapi apinya berbeda tekanannya. Sehingga kami upgrade ke instalasi untuk Jargas pelanggan UMKM, dengan minimun pemakaian 500M³ per bulan,” ujar Abrar.

Ia melanjutkan, PGN Area Lampung di 2024 ini sudah mendapatkan permohonan berlangganan sebanyak 21 pelanggan UMKM.

11 lainnya sedang dalam proses. Terutama di area yang sudah terdapat saluran pipa gas. Seperti di Kecamatan Telukbetung Utara, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Kedaton, Labuhan Ratu, Wayhalim, Tanjung Seneng, dan Sukarame.

Namun demikian, pelaku UMKM yang daerahnya belum terdapat pipa gas PGN, tidak perlu berkecil hati. Karena PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) juga telah memperkenalkan produk Gaslink C-Cyl yakni, Compressed Natural Gas (CNG).

Untuk pelanggan sektor industri dan komersial, yang tersalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 20-25 M3 atau setara dengan 20 Kg.

Kehadiran Gaslink Cylinder akan semakin memperluas pemanfaatan gas bumi, khususnya bagi pelanggan yang masih belum terjangkau oleh gas pipa. Baik untuk sektor industri, komersial termasuk UMKM, sehingga dapat merasakan manfaat dan keunggulan gas bumi.

Keunggulan tersebut juga cukup menarik perhatian Dimas yang juga memiliki beberapa outlet Sate Utami. Seperti di Natar, dan Kemiling, nampaknya cukup berminat dan antusias untuk menjadi pelanggan Gaslink Cylinder tersebut. Karena sudah merasakan secara langsung manfaat dari Jargas yang digunakannya saat ini.

Lebih Ekonomis

Selain penggunaan gas yang cukup banyak, dalam sehari bisa 3-4 tabung 12 Kg. Ia juga optimis jika memang Gaslink Cylinder dapat menggunakan di outletnya itu akan sangat memudahkan. Tidak hanya Natar, outlet Kemiling juga bakal menjadi pelanggan.

“Kalau program Cylinder, untuk biaya cukup ekonomis, semua sudah terkontrak atau sewa, baik instlasi, meteran, semua kami sediakan dari PGN,” tutur Abrar.

Area Head PGN Lampung Ahmad juga menyebutkan, meski keberadaan sektor UMKM di Lampung sudah cukup mumpuni, namun target market UMKM 6 bulan ke depan tetap harus meningkatkan volume kontribusinya.

“Untuk area yang sudah di lintasi pipa gas ini semoga bisa mendapatkan manfaatnya, kedepan sambungan baru ditarget sebanyak-banyaknya terutama pelanggan UMKM,” katanya.

Tags: jargas pgnjaringan gaskeuntungan jarga pgnpelanggan umkm
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) menyerahkan tersangka tindak pidana di bidang perpajakan kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Gunakan Faktur Pajak Fiktif, Dua Petinggi PT SDE Diserahkan ke Kejari Bandar Lampung

byDelima Napitupulu
23/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan kerah putih....

konpers peresmian dealer chery 3s

Dealer 3S Chery Persada Sarana Mobilindo Resmi Beroperasi di Bandar Lampung

byIsnovan Djamaludin
22/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—PT Chery Sales Indonesia (CSI) kembali memperluas jaringan distribusinya di Indonesia dengan meresmikan dealer resmi Chery berkonsep 3S...

Pengamat Nilai Perpres E-Katalog Dorong Pengusaha Lampung Naik Kelas

Pengamat Nilai Perpres E-Katalog Dorong Pengusaha Lampung Naik Kelas

byRicky Marlyand1 others
22/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh belanja pemerintah melalui sistem elektronik....

Berita Terbaru

Kebut Pengurusan SLHS Dapur SPPG di Lampung
Lampung

Pemprov Lampung Kebut Sertifikasi Higienitas 862 Dapur Gizi

byDelima Napitupulu
23/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi ratusan dapur Satuan Pelayanan...

Read moreDetails
Dapur SPPG di Lampung. (ANT)

862 Dapur Gizi Makan Gratis Kini Beroperasi di Seluruh Lampung

23/01/2026
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) menyerahkan tersangka tindak pidana di bidang perpajakan kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Gunakan Faktur Pajak Fiktif, Dua Petinggi PT SDE Diserahkan ke Kejari Bandar Lampung

23/01/2026
Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Jumat, 23 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

23/01/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi di Pesisir Barat, Provinsi Lampung dengan kekuatan 2.9 magnitudo, Jumat, 23 Januari 2026. Dok BMKG

Gempa 2.9 Magnitudo di Pesisir Barat

23/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.