• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 13/03/2026 19:26
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Bantah Impor Susu dari Vietnam

NurbyNur
28/10/24 - 08:34
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Kementan menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam.

Kementan menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam. Dok/Kementan

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)— Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan tak ada rencana mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono mengatakan Kementan tidak ada rencana melakukan impor tersebut. Namun lebih kepada mengajak investor dari Vietnam untuk membangun industri sapi perah di tanah air.

“Perlu kami tegaskan jika Indonesia tidak merencanakan impor 1,8 juta ton susu dari Vietnam. Kebijakan yang di inisiasi oleh Kementan adalah mengundang investor asal Vietnam. Yakni untuk membangun industri sapi perah di Indonesia dengan tujuan meningkatkan produksi susu nasional. Bukan untuk mengimpor produk susu,” kata Arief.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Dibagi Dua Jadwal Berbeda

Arief menyatakan bahwa pihaknya ingin memperjelas informasi yang beredar. Sehingga tidak salah dalam menangkap pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait investasi perusahaan Vietnam untuk produksi susu sebanyak 1,8 juta ton.

Arief mengungkapkan, Mentan menekankan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Vietnam difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi dalam negeri. Guna mencapai kemandirian pangan, sesuai arahan Presiden.

Investor asal Vietnam yang berminat mengembangkan industri sapi perah di Kabupaten Poso. Sulawesi Tengah, rencananya akan mengelola lahan seluas 10.000 hektar dan membangun fasilitas pengolahan susu yang di proyeksikan akan menghasilkan produksi susu hingga 1,8 juta ton per tahun.

“Target produksi ini bukanlah hasil dari impor susu, melainkan dari kapasitas produksi lokal yang akan membangun dan meningkatkan melalui investasi tersebut,” jelasnya.

Produksi Susu

Lebih lanjut, Arief menerangkan bahwa jika investasi itu berjalan sesuai rencana. Produksi susu dari industri dalam negeri diperkirakan akan mencapai 1,8 juta ton dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

“Sehingga dapat memenuhi sekitar setengah dari kebutuhan nasional yang saat ini masih bergantung pada impor sebesar 3,7 juta ton per tahun,” ujarnya.

Langkah ini, lanjut Arief, harapannya membawa dampak positif berupa penciptaan lapangan kerja, penurunan angka pengangguran. Serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan di sekitar lokasi investasi.

Arief menambahkan, rencana strategis itu merupakan langkah konkret Kementan dalam menekan ketergantungan impor dan memperkuat industri persusuan nasional. Sejalan dengan arahan Presiden untuk mencapai kemandirian pangan nasional.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi ini secara utuh dan akurat. Serta mendukung upaya Kementan dalam mendorong pembangunan industri peternakan nasional untuk mencapai kemandirian protein hewani di Indonesia,”‘kata Arief.

Tags: impor sapiimpor sapi vietnamkementanprogram makan bergizi gratis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

PO Puspa Jaya

PO Puspa Jaya Siagakan Ratusan Armada, Fokus Urai Stagnasi di Rute Bakauheni-Rajabasa

byNana Hasan
13/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Perusahaan Otobus (PO) Puspa Jaya Lampung memastikan kesiapan armada untuk melayani masyarakat pada musim mudik Lebaran...

Pasokan Listrik dan BBM Tetap Aman Selama Lebaran 2026

Pasokan Listrik dan BBM Tetap Aman Selama Lebaran 2026

byWandi Barboyand1 others
12/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Pemerintah memastikan pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran...

Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

byWandi Barboyand1 others
12/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengajukan sejumlah langkah kebijakan kepada pemerintah untuk menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Berita Terbaru

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Prof. Reda Manthovani
Hukum

Kejagung Utamakan Pencegahan, Program Jaga Desa Dibuat agar Kepala Desa Tak Berakhir di Penjara

byAdi Sunaryoand1 others
13/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Kejaksaan Agung RI menegaskan pendekatan pencegahan dan deteksi dini dalam mengawasi pengelolaan dana desa melalui program Jaksa...

Read moreDetails
PO Puspa Jaya

PO Puspa Jaya Siagakan Ratusan Armada, Fokus Urai Stagnasi di Rute Bakauheni-Rajabasa

13/03/2026
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Prof. Reda Manthovani, saat melakukan kunjungan kerja di Lampung Selatan, Jumat, 13 Maret 2026, dalam agenda sosialisasi Jaksa Garda Desa untuk meminimalisir praktik korupsi dana desa.

Kejagung Pelototi Dana Desa, Gandeng BPD untuk Cegah Korupsi dari Akar

13/03/2026
Sosialisasi dan optimalisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa.

Safari Ramadan di Lampung Selatan, Jamintel Kejagung Dorong Transparansi Dana Desa Lewat Program Jaga Desa

13/03/2026
Anak Kelas 2 MIN di Pesisir Barat Mengalami Pembulian hingga Luka-luka

Anak Kelas 2 MIN di Pesisir Barat Mengalami Pembulian hingga Luka-luka

13/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.