New York (Lampost.co) – Harga emas tercatat melonjak signifikan hingga 4% dalam satu minggu terakhir.
Kenaikan itu pengaruh dari meningkatnya permintaan emas sebagai aset aman di tengah ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Faktor lainnya proyeksi pendapatan Nvidia yang mengecewakan.
Pada perdagangan Kamis (21/11/2024), harga emas spot naik 0,8% menjadi US$ 2.670,49 per ons. Sementara kontrak berjangka emas AS menguat 0,9% ke US$ 2.674,90 per ons.
Faktor geopolitik menjadi pendorong utama penguatan harga emas dalam beberapa hari terakhir. Ketegangan konflik Rusia-Ukraina yang semakin meningkat mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai aset pelindung.
“Faktor geopolitik, terutama meningkatnya ketegangan konflik Rusia-Ukraina, menjadi pendorong utama dalam pasar emas beberapa hari terakhir,” ujar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.
Selain itu, eskalasi konflik di Timur Tengah sejak Oktober lalu juga berkontribusi terhadap kenaikan harga emas. Veto Amerika Serikat terhadap resolusi gencatan senjata PBB di Gaza juga membuat premi risiko geopolitik terus bertahan sehingga memperkuat daya tarik logam mulia ini.
Lonjakan harga emas juga terdampak dari melemahnya kinerja pasar saham global. Terutama setelah proyeksi pendapatan Nvidia gagal memenuhi ekspektasi investor. Hal itu semakin meningkatkan daya tarik emas sebagai aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Emas mendapat dukungan tambahan setelah pelemahan saham Nvidia, yang membuat investor mengalihkan perhatian ke aset pelindung nilai,” tambah Meger.
Kenaikan harga emas 4% minggu ini merupakan performa terbaik sejak April 2024. Sebab, sebelumnya mengalami penurunan mingguan terbesar dalam tiga tahun akibat penguatan dolar AS.
Analis senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff, memperkirakan target berikutnya menembus level resistensi di US$ 2.700 per ons. Meski begitu, pergerakan harga emas masih terpengaruh kebijakan moneter The Fed.
Survei Reuters menunjukkan mayoritas ekonom memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember. Namun, ekspektasi pemangkasan tersebut turun dari 82,5% minggu lalu menjadi 56% saat ini.
Performa Logam Mulia Lainnya
Selain emas, logam mulia lainnya juga mencatat pergerakan harga yang beragam:
- Perak turun tipis 0,1% ke US$ 30,85 per ons.
- Platinum naik 0,5% menjadi US$ 965,75 per ons.
- Paladium melonjak signifikan sebesar 1,5% ke US$ 1.036,13 per ons.







