• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 13/03/2026 19:45
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

PO Puspa Jaya Siagakan Ratusan Armada, Fokus Urai Stagnasi di Rute Bakauheni-Rajabasa

PO Puspa Jaya siapkan ratusan armada bus AKDP, AKAP, dan cadangan untuk mudik Lebaran 2026. Simak info tarif, rute krusial Bakauheni-Rajabasa, dan jadwal puncak arus mudik.

Nana HasanbyNana Hasan
13/03/26 - 19:20
in Ekonomi dan Bisnis
A A
PO Puspa Jaya
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) – Perusahaan Otobus (PO) Puspa Jaya Lampung memastikan kesiapan armada untuk melayani masyarakat pada musim mudik Lebaran tahun ini. Fokus utama perusahaan terletak pada mitigasi potensi penumpukan penumpang (stagnasi) di rute-rute krusial.

Poin Penting

  • Kekuatan Armada: Menyiagakan 241 unit AKDP, 140 unit AKAP, dan 80 unit bus cadangan.
  • Jaminan Keselamatan: Seluruh unit telah lulus ramp check oleh Kemenhub, BPTD, dan Dishub.
  • Kebijakan Tarif: Kenaikan tarif (tuslah) maksimal 20% untuk kelas non-ekonomi.
  • Prediksi Tren: Penurunan jumlah penumpang sebesar 5% karena distribusi waktu libur yang lebih lama.

Pemilik PO Puspa Jaya, Ketut Pasek, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama perusahaan angkutan lain di Lampung telah mematangkan persiapan operasional dan teknis sejak tanggal 10 lalu. Salah satu perhatian utama adalah jalur penghubung pelabuhan dan terminal utama.

“Rute yang paling krusial itu adalah rute Terminal Rajabasa – Pelabuhan Bakauheni. Biasanya terjadi stagnasi di Bakauheni pada saat sebelum Lebaran, dan di Rajabasa setelah Lebaran. Untuk itu, kemarin kita sudah lakukan simulasi armada,” ujar Ketut Pasek.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PO Puspa Jaya menyiagakan total ratusan armada. Secara rinci, terdapat 241 kendaraan bus reguler (Antar Kota Dalam Provinsi/AKDP), 140 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), serta 80 armada bus cadangan yang siap diturunkan jika terjadi lonjakan penumpang mendadak.

Dari sisi keselamatan, Ketut memastikan seluruh armada yang beroperasi telah dinyatakan laik jalan melalui inspeksi keselamatan (ramp check) oleh Kementerian Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), dan Dinas Perhubungan.

“Untuk ramp check sudah dilaksanakan dari jauh-jauh hari oleh Kementerian Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), dan Dinas Perhubungan. Dipastikan semua kendaraan yang operasional untuk angkutan Lebaran ini sudah melalui ramp check,” tegasnya.

Terkait penyesuaian tarif tiket atau tuslah, Ketut Pasek menjelaskan adanya kenaikan harga yang masih dalam batas toleransi.

“Tarif hampir sama dengan setiap tahunnya. Kita ada toleransi kenaikan batas atas sebesar 20 persen dari ongkos biasa. Ini khusus untuk kelas non-ekonomi,” jelas Ketut.

Menariknya, PO Puspa Jaya memprediksi adanya penurunan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan rentang waktu libur (cuti bersama dan libur sekolah) tahun ini yang cukup panjang.

“Prediksi kami penumpang turun sekitar 5 persen. Hal ini dikarenakan rentang waktu libur (cuti bersama dan libur sekolah) tahun ini cukup panjang, sehingga keberangkatan penumpang terpecah dan tidak menumpuk di satu hari,” terangnya.

Adapun puncak arus mudik diprediksi mulai terjadi pada tanggal 14 hingga 15 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 24 mendatang.

“Harapan kami, karena persiapannya sudah matang, Lebaran kali ini semua operasional angkutan berjalan lancar,” tutup Ketut Pasek.

Tags: armada businfo mudik lampungMudik Lebaran 2026Pelabuhan Bakauhenipo puspa jayatarif bus lebaranterminal rajabasatransportasi lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Penumpang mudik lebaran 2026

Tiket Pesawat Mahal, Warga Lampung Beralih ke Bus untuk Mudik ke Jawa

byNana Hasan
13/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Melambungnya harga tiket pesawat mengubah tren perjalanan mudik lebaran 2026 dari Lampung menuju Pulau Jawa tahun...

Ketua Organda Lampung, Ketut Pasek

Organda Lampung Ingatkan Pemudik Hanya Naik Bus Berstiker ‘Ramp Check’

byNana Hasan
13/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung mengeluarkan peringatan tegas bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan...

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

byRicky Marly
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 H masih beberapa hari lagi, persiapan di dapur masyarakat sudah...

Berita Terbaru

Penumpang mudik lebaran 2026
Ekonomi dan Bisnis

Tiket Pesawat Mahal, Warga Lampung Beralih ke Bus untuk Mudik ke Jawa

byNana Hasan
13/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Melambungnya harga tiket pesawat mengubah tren perjalanan mudik lebaran 2026 dari Lampung menuju Pulau Jawa tahun...

Read moreDetails
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Prof. Reda Manthovani, saat melakukan kunjungan kerja di Lampung Selatan, Jumat, 13 Maret 2026, dalam agenda sosialisasi Jaksa Garda Desa untuk meminimalisir praktik korupsi dana desa.

Program Jaga Desa Bukan untuk Kriminalisasi Kepala Desa, Kejagung Perkuat Pendampingan Pengelolaan Dana Desa

13/03/2026
Ketua Organda Lampung, Ketut Pasek

Organda Lampung Ingatkan Pemudik Hanya Naik Bus Berstiker ‘Ramp Check’

13/03/2026
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Prof. Reda Manthovani

Kejagung Utamakan Pencegahan, Program Jaga Desa Dibuat agar Kepala Desa Tak Berakhir di Penjara

13/03/2026
PO Puspa Jaya

PO Puspa Jaya Siagakan Ratusan Armada, Fokus Urai Stagnasi di Rute Bakauheni-Rajabasa

13/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.