• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 08/12/2025 04:46
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Sewa Emas Fenomena Baru di Tengah Lonjakan Harga Global

EffranbyEffran
19/11/25 - 16:00
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Tips Seputar Investasi Emas Stabil dan Menguntungkan

Jakarta (Lampost.co) — Praktik baru sedang muncul di kalangan investor kaya. Banyak pemilik emas batangan kini memilih menyewakan emas mereka untuk mendapatkan imbal hasil tambahan. Cara itu berbeda jauh dari kebiasaan lama yang hanya menyimpan emas di brankas tanpa menghasilkan pendapatan.

Lonjakan harga emas dunia ikut mendorong popularitas tren itu. Emas yang dulu sebagai aset pasif kini berubah menjadi instrumen yang menghasilkan pendapatan rutin.

Pendiri SafeGold, Gaurav Mathur, mengungkapkan lonjakan minat investor. “Kami menerima banyak permintaan dari pemilik emas batangan hingga jutaan dolar. Mereka bertanya, bisakah Anda menyewakan emas itu untuk saya?,” kata Mathur, pada Selasa (18/11/2025).

Ia menyampaikan volume sewa di platformnya melonjak drastis dari 2 juta dolar AS menjadi 40 juta dolar AS sejak awal tahun. Kenaikan tersebut menunjukkan minat besar investor untuk memanfaatkan emas sebagai aset produktif.

Investor menyewakan emas kepada penyuling, toko perhiasan, dan perusahaan industri yang memerlukan emas untuk kebutuhan produksi. Mereka menerima imbal hasil dalam bentuk emas, bukan uang tunai.

SafeGold menawarkan imbalan sekitar 2% untuk sewa berjaminan dan 4% untuk sewa tanpa jaminan. Awal tahun imbal hasil itu mencapai 3–5%.

CEO Monetary Metals, Keith Weiner, menjelaskan tren itu berkembang seiring investor ingin emas mereka tetap bekerja meski harga tidak selalu naik. “Mereka ingin emas menghasilkan sesuatu, bukan hanya tersimpan menunggu harga naik,” ujarnya.

Salah satu penyewa, Joseph dari Amerika Serikat, mengaku menambah jumlah emas yang ia sewakan. Sebab, imbal hasilnya mencapai 3,8% per tahun. “Saya yakin mata uang akan terus terdepresiasi,” katanya.

Ia juga menilai bank sentral terus menimbun emas dalam jumlah besar sehingga emas tetap menjadi instrumen yang stabil. Sewa emas memiliki mekanisme seperti pinjaman. Investor menyerahkan emas ke platform.

Lalu platform menyalurkannya kepada pelaku industri. Peminjam membayar “bunga” dalam bentuk emas dan mengembalikan jumlah yang sama pada akhir periode. Sistem itu membuat peminjam tidak terkena risiko fluktuasi harga.

Mengatasi 2 Masalah Industri

CEO Kilo Capital, Wade Brennan, menilai model itu mengatasi dua masalah utama industri, yaitu kebutuhan pendanaan dan risiko harga. Jika pelaku usaha membeli emas dengan pinjaman bank, mereka harus melakukan lindung nilai.

Namun, proses itu rumit dan tidak semua pelaku usaha menguasainya. Sementara, kenaikan harga emas lebih dari 50% tahun ini ikut mendorong kebutuhan modal di rantai pasokan.

CEO Goldstrom, Patrick Tuohy, menyebut permintaan sewa emas dari pelaku perhiasan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam empat bulan terakhir. Menurutnya, pinjaman bank senilai 100.000 dolar kini hanya mampu membeli emas lebih sedikit sehingga pelaku usaha mencari alternatif pembiayaan.

John Reade dari World Gold Council mengingatkan sewa emas memiliki risiko rekanan. Ada kemungkinan peminjam gagal mengembalikan emas atau mengembalikan emas tidak autentik. Ia meminta investor memeriksa kelayakan peminjam dengan cermat.

SafeGold menguji keaslian emas yang kembali untuk mengurangi risiko. Monetary Metals menambah perlindungan dengan audit, asuransi, dan teknologi RFID.

Goldstrom bahkan menanamkan chip RFID pada setiap perhiasannya dari emas sewaan untuk memastikan inventaris selalu terpantau. “Kami mengubah toko perhiasan menjadi brankas,” ujar Tuohy.

Ia menambahkan perusahaan memiliki mekanisme penyitaan jika terjadi gagal bayar. Perhiasan akan melebur untuk mengambil kembali emas murni. Tuohy menyebut model ini berjalan sejak 2006 tanpa kasus gagal bayar.

Tren sewa emas bisa terus berkembang seiring meningkatnya harga emas global dan kebutuhan pembiayaan industri. Instrumen itu menjadi cara baru bagi investor mengoptimalkan aset yang selama ini hanya disimpan.

Tags: emas batanganharga emas globalimbal hasil emasinvestor kayaMonetary Metalspasar emaspendapatan emasSafeGoldsewa emastren investasi emas
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif

Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif

byMuharram Candra Lugina
07/12/2025

Tangerang Selatan (Lampost.co) -- Kementerian Koperasi mendorong lahirnya koperasi berbasis komunitas sebagai motor ekonomi inklusif. Koperasi menjadi instrumen utama inklusi...

Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

byMuharram Candra Lugina
07/12/2025

Denpasar (Lampost.co) -- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bali sebagai penggerak hilirisasi komoditas unggulan....

Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

byMuharram Candra Lugina
07/12/2025

Denpasar (Lampost.co) -- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai...

Berita Terbaru

bantuan darurat PTPN I
Advertorial

PT CMN, Anak Perusahaan PTPN I, Antar Bantuan Darurat Bencana Aceh Tamiang

byIsnovan Djamaludin
08/12/2025

Langsa (Lampost.co)—Kondisi warga korban bencana banjir di Aceh Tamiang masih memprihatinkan. Untuk meringankan beban warga, PTPN I melalui PT Cut...

Read moreDetails
bournemouth vs chelsea

Chelsea Bawa Pulang Satu Poin Usai Bermain Imbang 0-0 dengan Bournemouth

08/12/2025
Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif

Menkop Dorong Koperasi Disabilitas sebagai Motor Ekonomi Inklusif

07/12/2025
Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Kemenkop Jadikan Kopdes Merah Putih Motor Hilirisasi dan Ekonomi Desa

07/12/2025
Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

Menkop Gandeng ICMI Perkuat Kopdes Merah Putih

07/12/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.