IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 01/04/2026 21:24
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Sewa Emas Fenomena Baru di Tengah Lonjakan Harga Global

EffranbyEffran
19/11/25 - 16:00
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Investasi emas. Dok/PT Antam

Investasi emas. Dok/PT Antam

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Praktik baru sedang muncul di kalangan investor kaya. Banyak pemilik emas batangan kini memilih menyewakan emas mereka untuk mendapatkan imbal hasil tambahan. Cara itu berbeda jauh dari kebiasaan lama yang hanya menyimpan emas di brankas tanpa menghasilkan pendapatan.

Lonjakan harga emas dunia ikut mendorong popularitas tren itu. Emas yang dulu sebagai aset pasif kini berubah menjadi instrumen yang menghasilkan pendapatan rutin.

Pendiri SafeGold, Gaurav Mathur, mengungkapkan lonjakan minat investor. “Kami menerima banyak permintaan dari pemilik emas batangan hingga jutaan dolar. Mereka bertanya, bisakah Anda menyewakan emas itu untuk saya?,” kata Mathur, pada Selasa (18/11/2025).

Ia menyampaikan volume sewa di platformnya melonjak drastis dari 2 juta dolar AS menjadi 40 juta dolar AS sejak awal tahun. Kenaikan tersebut menunjukkan minat besar investor untuk memanfaatkan emas sebagai aset produktif.

Investor menyewakan emas kepada penyuling, toko perhiasan, dan perusahaan industri yang memerlukan emas untuk kebutuhan produksi. Mereka menerima imbal hasil dalam bentuk emas, bukan uang tunai.

SafeGold menawarkan imbalan sekitar 2% untuk sewa berjaminan dan 4% untuk sewa tanpa jaminan. Awal tahun imbal hasil itu mencapai 3–5%.

CEO Monetary Metals, Keith Weiner, menjelaskan tren itu berkembang seiring investor ingin emas mereka tetap bekerja meski harga tidak selalu naik. “Mereka ingin emas menghasilkan sesuatu, bukan hanya tersimpan menunggu harga naik,” ujarnya.

Salah satu penyewa, Joseph dari Amerika Serikat, mengaku menambah jumlah emas yang ia sewakan. Sebab, imbal hasilnya mencapai 3,8% per tahun. “Saya yakin mata uang akan terus terdepresiasi,” katanya.

Ia juga menilai bank sentral terus menimbun emas dalam jumlah besar sehingga emas tetap menjadi instrumen yang stabil. Sewa emas memiliki mekanisme seperti pinjaman. Investor menyerahkan emas ke platform.

Lalu platform menyalurkannya kepada pelaku industri. Peminjam membayar “bunga” dalam bentuk emas dan mengembalikan jumlah yang sama pada akhir periode. Sistem itu membuat peminjam tidak terkena risiko fluktuasi harga.

Mengatasi 2 Masalah Industri

CEO Kilo Capital, Wade Brennan, menilai model itu mengatasi dua masalah utama industri, yaitu kebutuhan pendanaan dan risiko harga. Jika pelaku usaha membeli emas dengan pinjaman bank, mereka harus melakukan lindung nilai.

Namun, proses itu rumit dan tidak semua pelaku usaha menguasainya. Sementara, kenaikan harga emas lebih dari 50% tahun ini ikut mendorong kebutuhan modal di rantai pasokan.

CEO Goldstrom, Patrick Tuohy, menyebut permintaan sewa emas dari pelaku perhiasan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam empat bulan terakhir. Menurutnya, pinjaman bank senilai 100.000 dolar kini hanya mampu membeli emas lebih sedikit sehingga pelaku usaha mencari alternatif pembiayaan.

John Reade dari World Gold Council mengingatkan sewa emas memiliki risiko rekanan. Ada kemungkinan peminjam gagal mengembalikan emas atau mengembalikan emas tidak autentik. Ia meminta investor memeriksa kelayakan peminjam dengan cermat.

SafeGold menguji keaslian emas yang kembali untuk mengurangi risiko. Monetary Metals menambah perlindungan dengan audit, asuransi, dan teknologi RFID.

Goldstrom bahkan menanamkan chip RFID pada setiap perhiasannya dari emas sewaan untuk memastikan inventaris selalu terpantau. “Kami mengubah toko perhiasan menjadi brankas,” ujar Tuohy.

Ia menambahkan perusahaan memiliki mekanisme penyitaan jika terjadi gagal bayar. Perhiasan akan melebur untuk mengambil kembali emas murni. Tuohy menyebut model ini berjalan sejak 2006 tanpa kasus gagal bayar.

Tren sewa emas bisa terus berkembang seiring meningkatnya harga emas global dan kebutuhan pembiayaan industri. Instrumen itu menjadi cara baru bagi investor mengoptimalkan aset yang selama ini hanya disimpan.

Tags: emas batanganharga emas globalimbal hasil emasinvestor kayaMonetary Metalspasar emaspendapatan emasSafeGoldsewa emastren investasi emas
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, menerima kunjungan kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di ruang kerja Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung pada Selasa (31/3).

DJP-Pemprov Lampung Kolaborasi Gali Potensi Pajak Berkelanjutan

byDelima Napitupulu
01/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memperkuat fondasi keuangan daerah melalui kolaborasi strategis bersama otoritas pajak. Sekretaris Daerah Provinsi...

Pertamina Komitmen Jaga Ketersediaan Energi

Pertamina Komitmen Jaga Ketersediaan Energi

byRicky Marlyand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan energi nasional. Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah...

BBM Tak Naik, Pengamat Soroti Risiko Pemangkasan Belanja Pemerintah

BBM Tak Naik, Pengamat Soroti Risiko Pemangkasan Belanja Pemerintah

byRicky Marlyand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Ekonomi Universitas Lampung, Nairobi, menilai keputusan pemerintah yang memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar...

Berita Terbaru

Pemain dan staf Timnas Turki
Bola

Penantian 24 Tahun Berakhir, Gol Tunggal Kerem Akturkoglu Bawa Turki ke Piala Dunia 2026

byIsnovan Djamaludin
01/04/2026

Pristina (Lampost.co)–Tangis haru menyelimuti skuad Tim Nasional Turki saat peluit panjang berbunyi di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, Rabu (1/4/2026) dini...

Read moreDetails
TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

01/04/2026
Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

01/04/2026
Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

01/04/2026
Penyerang Timnas Swedia, Viktor Gyokeres

Viktor Gyokeres Jadi Pahlawan, Swedia Singkirkan Polandia 3-2

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.