Jakarta (Lampost.co) — Pemerintah Indonesia terus mendorong pemanfaatan sumber daya mineral sebagai strategi utama dalam mencapai kemandirian energi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pengelolaan sumber daya alam yang optimal dapat memperkuat posisi ekonomi nasional. Terutama dalam memastikan ketahanan energi jangka panjang. Sebab, dunia membutuhkan peran Indonesia dalam sektor energi.
“Kita memiliki potensi besar dalam sumber daya mineral. Jadi mari manfaatkan energi secara optimal,” ujar Airlangga, dalam forum Indonesia Economic Summit 2025 (IES 2025), beberapa waktu lalu.
Pemerintah memastikan ekspor sumber daya mineral harus memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian domestik. Menurut dia, jika ekspor mineral melebihi 250.000 ton, maka perusahaan wajib menyisihkan sebagian hasil produksi bagi kebutuhan dalam negeri.
“Mereka bisa memanfaatkannya untuk investasi dan royalti. Bukan hanya untuk kepentingan ekspor semata,” ujarnya.
Langkah itu sebagai bagian dari kebijakan strategis untuk menciptakan regulasi investasi yang ramah lingkungan. Termasuk memastikan kekayaan alam Indonesia terkelola secara berkelanjutan.
Dia juga menekankan pentingnya belajar dari negara lain, seperti Malaysia dan Thailand, dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Kebijakan pengelolaan sumber daya yang efektif dapat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun ketahanan energi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pemerintah berharap strategi itu bisa membawa Indonesia mencapai kemandirian energi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat daya saing di kancah global,” kata dia.








