IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 03:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

YLKI Lampung Pantau Distribusi Elpiji Tiga Kilogram

Delima NapitupuluAtikabyDelima NapitupuluandAtika
11/03/26 - 13:19
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
satgas pangan

Pengawasan elpiji. (IST)

Bandarr Lampung (lampost.co)–Menjelang Idulfitri, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung memperketat pengawasan penyaluran dan standarisasi LPG 3 kg. Langkah ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya sesuai penetapan harga pemerintah.

Ketua YLKI Lampung, M. Subadra, mengimbau warga untuk mengutamakan pembelian langsung di pangkalan resmi guna menghindari lonjakan harga di tingkat pengecer mencapai Rp25.000 hingga Rp27.000 per tabung.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi mengawal ketat penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan. Jika membeli di pengecer, margin keuntungan harus wajar dan sesuai jasa angkut. Jangan sampai selisihnya menyentuh Rp5.000 dari harga resmi,” tegas Subadra, Rabu, 11 Maret 2026.

Selain masalah harga, YLKI memberikan perhatian khusus pada kualitas pengisian di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Dalam inspeksi mendadak (sidak) terbaru, ditemukan beberapa indikasi krusial:

  • Penyusutan Takaran: Ditemukan tabung dengan berat isi yang berada di ambang batas bawah toleransi. YLKI menegaskan standar berat kotor seharusnya 7,96 kg dengan berat bersih gas 2,96 kg.

  • Keamanan Katup (Valve): Adanya segel (seal) karet pada katup tabung yang longgar atau mudah lepas, yang berisiko tinggi memicu kebocoran gas di lingkungan rumah tangga.

Meskipun terdapat laporan kenaikan harga dari wilayah seperti Lampung Barat, YLKI mencatat bahwa pangkalan di Kota Bandar Lampung sejauh ini masih relatif disiplin dalam menerapkan aturan harga. Namun, pengawasan akan terus diperluas guna mencegah spekulan memanfaatkan momentum tingginya permintaan jelang Lebaran.

Tags: elpiji 3 kgHET GasM. Subadraperlindungan konsumenYLKI Lampung
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

byAsrul Septianand1 others
13/04/2026

Kotaagung (Lampost.co) — Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin, 13 April 2026, sekitar...

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

byAsrul Septian
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – DPRD Provinsi Lampung mendorong percepatan penyelesaian infrastruktur irigasi guna mendukung arah pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah...

Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

byAsrul Septian
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung memanfaatkan capaian pembangunan sebagai pijakan utama dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)...

Berita Terbaru

Selebrasi Marc Guehi (kanan)
Bola

Manchester City Cukur Tuan Rumah Chelsea 3-0, Ancaman Nyata bagi Arsenal

byIsnovan Djamaludin
14/04/2026

London (Lampost.co)–Manchester City menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Chelsea dalam laga lanjutan pekan ke-32 Liga Inggris (Premier League)...

Read moreDetails
Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

13/04/2026
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

13/04/2026
Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

13/04/2026
pengisian daya di SPKLU meningkat

Operasional Kendaraan Listrik Melonjak, PLN Perkuat Sistem Kendaraan

13/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.