SEBAGIAN besar pengurus masjid yang ada di Kota Bandar Lampung, menerapkan standar protokol kesehatan (prokes), terutama pada pelaksanaan shalat tarawih yang telah dimulai sejak semalam.
Sabilil Fikri Ketua Takmir Masjid Ad-Du’a Way Halim mengatakan untuk pelaksanaan shalat tarawih di masjid setempat berjalan dengan lancar, dan mengedepankan anjuran pemerintah pusat dan daerah.
“Terutama berjarak, kedua para jamaah juga diwajibkan pakai masker, ketiga di pintu masuk sediakan hand sanitizer serta pengukuran suhu tubuh, suhu diatas ketentuan untuk shalat diluar masjid,” ujarnya, Selasa (13/4).
Para pengurus masjid setempat juga mengikuti anjuran Pemerintah Kota Bandar Lampung, dengan meniadakan ceramah disela ibadah salat tarawih, agar pelaksanaan tidak terlalu lama.
“Kalau ada jamaah yang tidak pakai masker, disediakan dari masjid punya persediaan masker diberikan kepada jamaah. Pengaturan jarak sekitar 1 meter antara jamaah, itu sudah ditandai di teras juga ada,” kata dia.
Ia menuturkan pada saat ibadah shalat tarawih semalam, seluruh bagian masjid terisi dengan jamaah. Namun itu tidak secara keseluruhan hanya berkisar 30 persen dari jumlah total kapasitas masjid yang mencapai 2000 orang.
Hal senada juga dikatakan oleh sekretaris pengurus masjid agung Al-Furqon Hery Darso, untuk jamaah di masjid setempat penerapan prokes juga menjadi kebiasaan utama.
“Saat masuk jamaah diwajibkan cuci tangan, memakai masker, dan kamu cek suhu tubuhnya, di dalam juga terdapat hand sanitizer. Untuk pelaksanaan shalat selalu di berlakukan jarak antar jamaah,” ujar dia.
Pada masjid agung Al-Furqon Kota Bandar Lampung. Kapasitas normal jamaah yang dapat tertampung sebanyak 3000 orang. Namun dalam shalat tarawih semalam hanya berkisar 500 orang saja. (DET/S1)







