WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) ditingkatkan lagi. Pasalnya, peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah daerah ditengarai tingkat kepatuhan masyarakat menjalankan prokes yang terus menurun.
“Dampak penurunan kepatuhan menjalankan prokes terhadap peningkatan kasus aktif harus diwaspadai dengan meningkatkan pengawasan yang konsisten dan terukur terhadap pelaksanaan prokes di setiap daerah,” kata Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5).
Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (6/5), menyoroti tren kenaikan kasus aktif di lima provinsi yang juga telah melebihi persentase kasus aktif di tingkat nasional. Peningkatan kasus aktif Covid-19 itu disebabkan penurunan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.
Kelima provinsi tersebut, ujar Satgas Covid-19 yakni Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan juga Sulawesi Tengah.
Menurut Lestari, kondisi tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan agar konsisten melakukan pengawasan dalam penerapan prokes di area publik, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan.
Apalagi, saat ini sejumlah faktor memengaruhi kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan prokes, seperti euforia vaksinasi dan sudah berlangsung lamanya pandemi yang menyebabkan kejenuhan masyarakat.
Rerie berharap para pemangku kepentingan memiliki konsistensi dan kreativitas untuk menjaga agar kepatuhan masyarakat menjalankan prokes terus meningkat.
“Karena kegagalan kita menanamkan disiplin terhadap masyarakat dalam menjalankan prokes, berdampak pada potensi peningkatan kasus aktif Covid-19,” kata anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
Sebagai contoh, catatan Satgas Covid-19 menyebutkan di Provinsi Riau tercatat konsisten mengalami penurunan kepatuhan menjaga jarak sebesar 5% sejak minggu pertama yang diikuti dengan kenaikan kasus aktif sebesar 6% selama 4 minggu terakhir.
Bila ketidakdisiplinan menjalankan prokes meluas, tidak menutup kemungkinan ledakan kasus positif Covid-19 bisa terjadi.
Rerie berharap pada masa libur Idulfitri 1442 H ini para pemangku kepentingan di sejumlah daerah selain meningkatkan testing, tracing, dan treatments terhadap pendatang, juga melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan dan pemahaman prokes dalam keseharian masyarakat. (MI/S1)







