• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Minggu, April 19, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Baca Gratis

Anak Kejedot? Kapan Sebaiknya Pergi ke Dokter

Anggi Chan Editor Anggi Chan
15 Maret 2023
di dalam Baca Gratis, Headline 1
A A
Ilustrasi. (Foto: MI)

Ilustrasi. (Foto: MI)

Share on FacebookShare on Twitter

MASA Balita, si kecil memang sedang lagi aktif-aktifnya. Apalagi saat ingin belajar berjalan. Namun, anak kerap mengalami kejedot atau jatuh saat sedang bermain. Apakah berbahaya bagi anak?

Benturan di kepala si kecil kadang terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja. Moms mungkin saja pernah membiarkan si kecil yang terbentur kepalanya atau tubuhnya terjatuh begitu saja saat belajar jalan.

Sebenarnya, hal ini adalah wajar. Namun, moms juga perlu mengetahui bahwa frekuensi kejedot dan jatuh yang dialami anak seberapa keras dan seberapa tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Dr. dr. Setyo Widi Nugroho, Sp.BS(K), selaku Dokter Spesialis Bedah Saraf Eka Hospital BSD & Kepala Departemen Bedah Saraf RS Cipto Mangunkusumo.

BACA JUGA

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

“Ya kalau sering tapi ringan nggak papa, kalau seringnya jatuh dari tempat tidur 1 meter ya itu bahaya,” kata dr. Setyo saat ditemui di Kebon Sirih.

Meskipun wajar, dr. Setyo menyarankan agar para orang tua untuk memperhatikan kondisi pada anak. Jika mengalami kejedot pada kepala atau terjatuh, lalu disertai dengan pingsan dan muntah, bisa saja mengalami sesuatu pada sistem saraf di kepala.

“Belajar jalan, jatuh, ya wajar. Tapi kalau dia sampai jatuh, kan ada gejala-gejala. Ada yang namanya pingsan, ada yang sampai muntah, bisa jadi ada cedera pada otaknya meskipun tidak kelihatan, itu harus hati-hati,” lanjutnya.

Gangguan nyeri di kepala tentu tidak bisa dinormalisasikan. Anak-anak cenderung sulit berkomunikasi, terlebih balita, jika mengalami kepala yang sakit. Maka dari itu, para orang tua jika anak terbentur atau terjatuh saat berjalan, perlu memperhatikan anak setelah kejadian tersebut.

Dikhawatirkan akan terjadi gejala yang tidak diinginkan, maka para orang tua selalu senantiasa memperhatikan si kecil. Saran dr. Setyo, jika terjadi gejala yang aneh, sebaiknya diperiksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Namun, lebih baik jika langsung pergi ke rumah sakit yang memiliki ahli dokter saraf.

“Tidak boleh sering-sering (kejedot). Tapi, kalau belajar jalan, jatuh yah nggak papa. Cuma kalau mekanisme traumanya cukup keras, harus hat-hati. Periksa langsung (jika terjadi gejala berlebihan),” pungkas dr. Setyo.(MED)

berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Jaga Pola Makan Selama Ramadan Tubuh Bisa Lebih Sehat

Posting berikutnya

E-Paper Lampung Post, Edisi Kamis, 16 Maret 2023

Anggi Chan

Anggi Chan

Posting berikutnya

E-Paper Lampung Post, Edisi Kamis, 16 Maret 2023

Rp165 Triliun Devisa Indonesia Hilang

Presiden Instruksikan Tambah Dokter Spesialis

IDI Soroti Alasan Pasien ke Luar Negeri

Lomba Pekon di Pringsewu Diikuti Sembilan Pekon

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 17 April 2026 17 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 16 April 2026 16 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 15 April 2026 15 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 14 April 2026 14 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 13 April 2026 13 April 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 17 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 14 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 16 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 13 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 15 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?