• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Jumat, April 3, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Baca Gratis

Bijak Terima Informasi soal Vaksin Covid-19

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) tidak boleh dipaksa segera mengeluarkan izin tersebut demi keamanan.

Wandi Barboy Editor Wandi Barboy
6 Januari 2021
di dalam Baca Gratis, Berita Utama, Headline 1, Nasional
A A
Ilustrasi:Pixabay.com

Ilustrasi:Pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

UMAR ROBANI 

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat bijak terima informasi soal covid-19 dan vaksin covid-19. Masyarakat mesti mengecek kebenarannya dahulu sebelum membagikan informasi pada orang lain.

“Masyarakat perlu bijak dalam mengolah dan menerima informasi soal vaksin Covid-19 yang ada,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui telepon, Rabu, 6 Januari 2021.

BACA JUGA

Menjaga Alam Lewat Penataan Tambang di Lampung

KPK Bongkar Korupsi Terstruktur di Lampung Tengah: Fee Proyek, Jejaring Keluarga, hingga Biaya Kampanye

Babak Lanjutan Kasus PT LEB: Saat Mantan Gubernur Hadir, Penyidikan Mencari Titik Terang

Mengulik Kredit Fiktif Bank Himbara Rugikan Negara Rp2,5 Miliar

Wiku menyebut salah satu misinformasi soal vaksin Covid-19 yang beredar belakangan ialah Italia menduga covid-19 bukan virus, melainkan bakteri. Narasi itu juga menulis Tiongkok sudah tahu obat covid-19 namun tidak ada pengumumannya karena kepentingan bisnis.
“Perlu ada pemahaman bahwa berita tersebut adalah hoaks,” ujarnya.

Wiku menuturkan covid-19 merupakan Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit itu oleh karena virus dan menular dari manusia ke manusia. Masyarakat, kata Wiku, perlu proaktif melawan misinformasi atau hoaks yang beredar. Dengan demikian, tidak terjadi kepanikan bahkan meragukan kebenaran adanya covid-19.

“Turunkan hoaks dengan menyampaikan informasi yang benar pada orang-orang terdekat dari sumber tepercaya kebenarannya,” kata dia.

Sebelumnya, beredar narasi bahwa Italia membuktikan covid-19 merupakan kebohongan Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) demi bisnis alat kesehatan (alkes). Narasi ini beredar melalui pesan berantai WhatsApp. Hal itu setelah dokter di Italia melakukan autopsi terhadap jenazah korban covid-19. Dokter di Italia memastikan penyebab kematian bukan karena virus, tetapi bakteri.

Sabar

Pada bagian lain, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta semua pihak sabar menanti izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) tidak boleh ada paksaan segera mengeluarkan izin tersebut demi keamanan. “Badan POM tidak boleh ada tekanan dan terburu-buru dalam bekerja,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2021. Tulus mafhum vaksin telah didistribusikan ke seluruh Indonesia dan siap menggelar vaksinasi. Namun, vaksinasi tetap harus menunggu EUA dari Badan POM.

“Aspek keamanan dan keselamatan masyarakat harus prioritas pertama dan utama,” tegas dia.

Tulus tidak ingin vaksin yang menjadi harapan baru penanganan covid-19 menjadi masalah baru. Apalagi karena proses pengawasan yang tidak teliti karena terburu-buru.
“Badan POM harus bekerja secara profesional dan independen. Jangan sampai keselamatan menjadi taruhannya,” papar Tulus.

Sebelumnya, Pemerintah meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mempercepat sertifikasi izin penggunaan darurat (EUA) vaksin covid-19. Izin itu perlu agar vaksinasi bisa segera berjalan.
“Kami harap komitmen ini secepatnya berjalan,” kata juru bicara vaksinasi covid-19, Wiku Adisasmito, dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 5 Januari 2021.

Menurut dia, rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani suntik vaksin pertama kali pada Rabu, 13 Januari 2021. Namun, uji klinik fase 3 vaksin covid-19 Sinovac masih berlangsung sehingga EUA belum bisa terbit.

Protokol

Vaksinasi covid-19 berlangsung pada pertengahan Januari 2021 di Tanah Air. Namun, harus tetap berimbang dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Dua hal ini harus berjalan beriringan dalam penanganan pandemi. Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut satu hari lalu.

“Bapak Presiden berharap bahwa kegiatan vaksinasi maupun kedisiplinan masyarakat itu harus berjalan seiring, karena seluruhnya itu dengan vaksinasi tetap kedisiplinan masyarakat itu harus tetap dijaga,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 5 Januari 2021.

Airlangga menyatakan protokol kesehatan masih tetap berlaku bagi masyarakat, meski vaksinasi sudah berjalan. Program vaksinasi yang akan berjalan 15 bulan untuk 182 juta rakyat Indonesia itu tetap memerlukan waktu agar bisa efektif memberikan imun.

Disiplin

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan juga tetap menghindari kerumunan. Disiplin itu tetap menjadi rujukan selama pandemi belum dinyatakan berakhir.

Bahkan pemerintah akan kembali mendorong penerapan protokol kesehatan melalui operasi kedisiplinan atau operasi yustisi di berbagai daerah. Vaksinasi tanpa diimbangi kedisiplinan 3M menurut Airlangga akan mubazir.

“Dengan vaksinasi disiplin tetap perlu, karena covid-19 ini masih ada di global. Pandemi global ini belum berakhir,” tegas Airlangga.

Terbukti selama Desember 2020, telah terjadi lonjakan kasus aktif yang signifikan. Bahkan jumlah kasus aktif per 3 Januari sudah mencapai 110.679 kasus. Ini merupakan sinyal bahaya.

Antisipasi

Untuk mengantisipasi lonjakan yang kemungkinan bisa terjadi, Pemerintah kini terus mengoptimalisasikan tempat tidur di rumah sakit di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan agar bisa menampung lonjakan kasus yang mungkin terjadi.

“Pemerintah pusat akan melakukan realokasi perawatan di rumah sakit-rumah sakit, alokasi untuk penanganan covid-19 ditingkatkan menjadi 30 persen dan Pak Menteri Kesehatan akan mempersiapkan hal tersebut,” ungkap ketua Umum Partai Golkar itu.

Penambahan tenaga kesehatan (nakes) dari Kementerian Kesehatan juga menjadi fokus pemerintah. Terutama peningkatan jumlah perawat. “Targetnya 10 ribu (tenaga kesehatan) dengan terutama peningkatan perawat sejumlah 7.900 orang dari 141 fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Pemerintah juga mendorong penguatan implementasi tata laksana Protokol Kesehatan Covid-19, terutama di fasilitas kesehatan nonrujukan. Juga diperlukan penerapan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) secara tepat sasaran.

“Pemerintah terus mendorong peningkatan daripada surveillance, baik itu tes, lacak, maupun isolasi,” ungkap Airlangga. (MEDCOM.ID/MI)

 

umar@lampungpost.co.id
Tags: covid-19informasivaksin
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Oknum Pejabat Dispora Lamsel Akui Janjikan SK Honorer

Posting berikutnya

MUI Siap Membahas Fatwa Vaksin Sinovac

Wandi Barboy

Wandi Barboy

Posting berikutnya
Ilustrasi:Istockphoto.com

MUI Siap Membahas Fatwa Vaksin Sinovac

Polisi segera Tetapkan Ulang Tersangka Korupsi Jalan

Otak Korupsi Pajak Minerba Ungkap Pelaku Lain

Konvoi Kelulusan Diwarnai Tawuran

Korban Pungli Oknum Guru SMA Bertambah

Maling Motor di Masjid Diringkus

Maling Berpistol Gasak Motor

Polisi Tangkap DPO Perampas Truk

Polisi Tangkap DPO Perampas Truk

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026 2 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 01 April 2026 1 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026 31 Maret 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026 30 Maret 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 27 Maret 2026 27 Maret 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 01 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?