• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Rabu, April 22, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Baca Gratis

Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan

Wandi Barboy Editor Wandi Barboy
4 Juni 2023
di dalam Baca Gratis, Headline 1
A A
Anak-anak Palestina belajar di sebuah sekolah milik UNRWA di Gaza City. AFP/MAHMUD HAMS

Anak-anak Palestina belajar di sebuah sekolah milik UNRWA di Gaza City. AFP/MAHMUD HAMS

Share on FacebookShare on Twitter

Lampungpost.id – NEGARA-NEGARA donor hanya menyediakan US$107 juta atau Rp1,5 triliun dana kemanusiaan untuk pengungsi Palestina. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kebutuhannya mencapai us$300 juta atau sekitar Rp4,4 triliun. Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini berterima kasih atas janji baru pemberitaan bantuan kepada negara-negara donor.

Tetapi, jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk membuka lebih dari 700 sekolah dan 140 klinik dari September hingga Desember. “Kami akan terus bekerja tanpa lelah dengan mitra kami. Termasuk negara tuan rumah pendukung utama para pengungsi untuk mengumpulkan dana,” katanya di markas besar PBB di New York, Jumat (2/6).

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan UNRWA berada di ambang kehancuran finansial. Badan tersebut sudah berjalan dengan kekurangan anggaran. Pada awal tahun ini, UNRWA menargetkan program yang memakan anggaran US$1,6 miliar atau Rp23,8 triliun untuk program, operasi, dan tanggap daruratnya. Semuanya di seluruh Suriah, Lebanon, Yordania, dan wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat, Jerusalem Timur, dan Jalur Gaza.

BACA JUGA

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Itu termasuk hampir US$850 juta atau Rp12,6 triliun untuk program inti yang mencakup sekolah dan klinik kesehatan. Menurut UNRWA, para donor, pada Jumat (2/6),mengumumkan US$812,3 juta atau Rp12,1 triliun dalam bentuk komitmen, tetapi hanya terealisasi US$107,2 juta atau Rp1,5 triliun. Negara-negara yang menjanjikan dana baru tidak ada pengumuman.

Lazzarini mengatakan UNRWA membutuhkan US$150 juta atau Rp2,2 triliun untuk menjaga semua layanan berjalan hingga akhir tahun, dan tambahan US$50 juta atau Rp745 miliar untuk memulai 2024 tanpa kewajiban. Selain itu, katanya, badan tersebut membutuhkan US$75 juta atau Rp1,1 triliun untuk menjaga jaringan pipa makanan di Gaza tetap beroperasi dan sekitar US$30 juta atau Rp447 miliar untuk program distribusi uang tunai di Suriah dan Lebanon.

Krisis Keuangan

Adnan Abu Hasna, dari UNRWA di Gaza, mengatakan badan tersebut sedang mengalami krisis keuangan yang parah saat ini. “Hampir setengah juta siswa di sekolah kami bergantung pada layanan kami. Kami menyediakan makanan untuk hampir 1,2 juta pengungsi Palestina,” katanya kepada Al Jazeera.

Di tempat seperti Gaza, goncangan apa pun terhadap program, aktivitas atau layanan akan mengancam stabilitas dan bahkan tatanan sosial. Karena para pengungsi bergantung pada program bantuan tunai kami untuk pendidikan dan kesehatan. UNRWA didirikan setelah pembentukan negara Israel pada 1948. Hal itu untuk memberikan pendidikan, perawatan kesehatan, dan layanan sosial. Dalam beberapa kasus, pekerjaan kepada ratusan ribu pengungsi Palestina yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Saat ini, jumlah mereka dengan keturunan telah berkembang menjadi sekitar 5,9 juta orang, sebagian besar di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki secara ilegal, serta negara-negara tetangga di Timur Tengah. UNRWA telah menghadapi krisis keuangan selama 10 tahun, tetapi Lazzarini mengatakan krisis saat ini besar, menyebutnya sebagai ancaman eksistensial utama.

“Ini semakin dalam, dan kemampuan kita untuk mengatasi perlahan tapi pasti akan segera berakhir. Situasinya bahkan lebih kritis sekarang karena beberapa donor kami yang berkomitmen telah mengindikasikan bahwa mereka akan secara substansial mengurangi kontribusi mereka kepada badan tersebut,” paparnya.

Guterres mengatakan, dalam pidato awal konferensi, bahwa ketika masa depan UNRWA berada dalam bahaya, begitu pula kehidupan jutaan pengungsi Palestina yang mengandalkan layanan penting. Layanan tersebut mencakup pendidikan bagi lebih dari setengah juta anak perempuan dan laki-laki, perawatan kesehatan bagi sekitar dua juta orang, kesempatan kerja bagi kaum muda di Gaza dan di tempat lain, dukungan psiko-sosial bagi ratusan ribu anak, dan jaring pengaman sosial bagi hampir setengahnya, satu juta orang Palestina termiskin. Lebih dari 1,2 juta warga Palestina juga menerima bantuan kemanusiaan.

“Ingat, ratusan ribu dari mereka (warga Palestina) diusir paksa dari rumah mereka setelah perang yang mengikuti pembentukan negara Israel,” kata Nida Ibrahim dari Al Jazeera, melaporkan dari Tepi Barat. “Agensi telah mengatakan selama bertahun-tahun itu sangat kekurangan dana. Dan orang-orang di sini mengatakan bahwa masyarakat internasional dan para donor secara bertahap mengabaikan tugas mereka terkait pengungsi.” (MI/L1)

 

Tags: jutaan pengungsiterancam kelaparan
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Tabrakan 3 Kereta Api di India Tewaskan 288 Orang

Posting berikutnya

4.280 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi Sejak Awal 2023 hingga Juni 2023

Wandi Barboy

Wandi Barboy

Posting berikutnya
Ilustrasi Medcom

4.280 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi Sejak Awal 2023 hingga Juni 2023

Waisak 2023

Ribuan Umat Buddha Rayakan Trisuci Waisak di Halam Candi Borobudur

E-Paper Lampung Post, Edisi Senin, 05 Juni 2023

HALAU GAJAH. Masyarakat Pekon Tuguratu, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, berusaha menghalau gajah liar yang mendekati permukiman di Pemangku Pungkalan Barat 1, Pekon Tuguratu, beberapa waktu lalu.
DOK WARGA

Mitigasi Konflik Satwa Liar di Lambar

DIPASANG GPS. Proses pemasangan GPS collar pada kawanan gajah Jambul di TNBBS Lampung, beberapa waktu lalu. Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu memasang GPS collar pada kawanan gajah liar.
DOK BKSDA BENGKULU-LAMPUNG

Sinergisitas Atasi Konflik Gajah dan Manusia

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 22 April 2026 22 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 21 April 2026 21 April 2026
  • Perang dan Isu Krisis Lingkungan: Telaah Konflik Iran-Israel-Amerika Serikat 20 April 2026
  • Iran Melawan Hegemoni Petrodolar 20 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 20 April 2026 20 April 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 20 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 17 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 21 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 16 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 22 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?