• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Jumat, April 24, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Headline

Ingin Membuat Sekolah Khusus Perkusi

Ditto termasuk tipe penyuka tantangan. Dia tidak takut menyelami sebuah hal baru.

ricky marly Editor ricky marly
27 Desember 2022
di dalam Headline, Lifestyle
A A
Ditto Percussion. (dok. google image)

Ditto Percussion. (dok. google image)

Share on FacebookShare on Twitter

RICKY MARLY
ricky@lampungpost.co.id

BANYAK musikus yang memiliki keahlian dan talenta masing-masing. Namun tidak semua musikus bisa menguasai alat musik perkusi. Pun tidak semua musikus yang bisa menguasai perkusi, konsisten memanfaatkannya dalam setiap karyanya.

Namun, tidak dengan Muhammad Pradana Budiarto alias Ditto Percussion (31). Suami dari aktris Ayudia Bing Slamet itu dikenal sebagai sosok musikus yang cukup mahir dan konsisten dalam mengembangkan kemampuannya dalam bermain alat musik perkusi. Karena itulah, kemahirannya terbilang istimewa.

BACA JUGA

Menjaga Alam Lewat Penataan Tambang di Lampung

Babak Lanjutan Kasus PT LEB: Saat Mantan Gubernur Hadir, Penyidikan Mencari Titik Terang

Mengulik Kredit Fiktif Bank Himbara Rugikan Negara Rp2,5 Miliar

Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program Gizi Gratis

“Apa yang dilakukan harus suka dulu, baru bisa konsisten,” kata Ditto saat berbicara di program NGANTRI (Ngobrol Bareng Mas Menteri) di Instagram @pesona.indonesia, Selasa (20/12) lalu.

Ia belajar menyelami segala sesuatu mengenai perkusi dan berusaha mengasah kemampuannya. Ia mahir dalam memainkan pop perkusi dan sudah beberapa kali mendampingi sejumlah penyanyi kondang, seperti Afghan, Rossa, dan Soul ID.

Awal ketertarikan Ditto pada perkusi terjadi ketika dirinya duduk di bangku SMP. Ia yang amat menyukai alat musik drum berniat ikut band bareng Ayudia. Namun, ia membatalkan niatnya karena waktu itu saingannya sesama drumer juga banyak, sampai lima orang.

Dia akhirnya berpikir untuk mendalami alat musik lain, sesuatu yang mirip dengan drum. Pilihannya jatuh pada perkusi yang memang jarang dikuasai anak seumurannya.

Hingga saat ini, jumlah pemain perkusi di Indonesia masih amat sedikit. Banyak yang lebih memilih gitar, drum, dan lainnya. Sebab itu, ujar Ditto, peluang mengembangkan jenis alat musik perkusi di sektor industri kreatif masih amat besar.

Di Indonesia, kata Ditto, materi pembelajaran secara detail tentang perkusi di sekolah ataupun sekolah musik masih jarang. Ia pun bercita-cita ingin membuat sekolah khusus perkusi untuk melatih banyak orang agar makin banyak yang mahir bermain perkusi.

Terus Berkarya

Ditto termasuk tipe penyuka tantangan. Dia tidak takut menyelami sebuah hal baru. Kemahirannya bermain perkusi pun didapat dari hasil eksplorasi dirinya.

“Misalnya, ada kesempatan buat nyoba hal baru, mending gas saja! Mencoba mengeksplorasi hal yang biasa kita lakukan dengan cara atau suasana yang berbeda pun bisa dibilang sebagai langkah awal,” tulisnya di akun Instagram-nya.

Nyatanya, eksplorasi Ditto memang tidak hanya berhenti di perkusi, tetapi juga dengan menulis, menjadi podcaster, hingga berbisnis. Dua novel larisnya, Teman tapi Menikah (2016) dan Teman tapi Menikah #2 (2018) yang dicetak di Elex Media Computindo hingga lebih 150 ribu eksemplar, ialah cerita nyata kisah asmara mereka berdua yang diunggahnya di Instagram.

Ketika dunia podcast naik daun, Ditto juga mengambil peluang tersebut dengan membuat siniar atau podcast Daritadi Yuk Yak Yuk di Spotify. Podcast tersebut digarapnya bersama aktor Tarra Budiman dan istri Tarra, Gya Pramadisty Sadiqah.

Menjadi pemain musik perkusi, penulis novel, podcaster, dan presenter tidak pernah dibayangkan Ditto sebelumnya. Ia percaya banyak hal lain dalam industri kreatif yang masih bisa dieksplorasi dan kuncinya ialah dengan terus berkarya.

“Bidang kreatif tidak bisa setop. Orang punya titik jenuhnya di sana. Kalau kita berdiam saja di satu hal dan enggak bisa untuk berkarya, kita enggak akan bisa berkembang. Kembangkan terus agar orang punya banyak pilihan,” ujar bapak satu anak itu. (MI/R3)

Tags: Ditto PercussionkonsistenPerkusi
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Swiss-Belhotel Lampung Rutin Gelar Donor Darah

Posting berikutnya

Memperjuangkan Kesetaraan dari Desa

ricky marly

ricky marly

Posting berikutnya
(dok. Antara)

Memperjuangkan Kesetaraan dari Desa

SAHKAN PERDA. DPRD Lampung Barat mengesahkan Perda Pengelolaan Keuangan Daerah melalui rapat paripurna, Selasa (27/12). Pengesahan itu dilaksanakan setelah seluruh fraksi menyatakan setuju untuk disahkan usai mendengarkan laporan hasil pembahasan yang disampaikan juru bicara Pansus Tri Budi Wahyuni. (LAMPUNG POST/ELIYAH)

Perda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Disahkan

MESIN CETAK KTP-EL. Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad, menyerahkan 10 unit mesin cetak KTP-el kepada 10 kecamatan di Gedung BJW, Gunungsugih, Selasa (27/12). (LAMPUNG POST/TEDJO WALUYO)

10 Kecamatan di Lamteng Terima Mesin Cetak KTP-El

E-Paper Lampung Post, Edisi Rabu, 28 Desember 2022

Seorang ibu menggendong bayinya di Wuhan, Tiongkok. AFP/NICOLAS ASFOURI

Pelajari Tsunami Covid-19 Tiongkok

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 24 April 2026 24 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 23 April 2026 23 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 22 April 2026 22 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 21 April 2026 21 April 2026
  • Perang dan Isu Krisis Lingkungan: Telaah Konflik Iran-Israel-Amerika Serikat 20 April 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 20 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 21 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 23 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 22 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 17 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?