WAY KANAN (Lampost.co) — Polsek Way Tuba melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi tenggelamnya Rafli Nanda Pratama (10), pelajar kelas 3 SDN 1 Way Pisang di Way Pisang, Kamis, 5 Desember 2019.
Kapolsek Way Tuba Iptu Saeful Nawas menjelaskan Rafli, warga Kampung Way Pisang, Kecamatan Way Tuba, tewas akibat tenggelam saat mandi di sungai bersama kedua rekannya pada Rabu, 4 Desember 2019, sekitar pukul 14.00 wib.
“Saat mandi di sungai korban tenggelam karena korban tidak bisa berenang. Melihat kondisi tersebut kedua rekannya, Budi dan Arya, meminta pertolongan kepada Ari Sanjaya yang kebetulan sedang memancing ikan di sekitar tempat korban tenggelam,” ujarnya.
Dibantu beberapa warga yang kebetulan berada di sawah, Ari bergegas mendatangi dan berusaha menolong korban. Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dasar sungai sedalam sekitar 1,5 meter.
“Berdasarkan pemeriksaan medis dari dokter Puskesmas Way Tuba, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak didapati tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambahnya.
Akibat peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan, serta tidak melakukan otopsi. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.







