DJONI HARTAWAN JAYA
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Jojog, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus meningkatkan pembinaan usaha kerajinan batu andesit di Dusun IV Tegalsari, desa setempat. Dari sekian program yang dilaksanakan, kerajinan tersebut menjadi prioritas karena dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
“Peningkatan pembinaan usaha kerajinan batu andesit ini terus dilakukan mengingat potensi serta prospek perkembangan usahanya memang sangat baik dan sangat layak untuk terus dikembangkan. Ini demi meningkatkan taraf hidup, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Desa Jojog, Sutrisno, Kamis (26/8).
Usaha kerajinan batu andesit memiliki produk unggulan, seperti cobek batu, lumpang batu, dan pot batu.
Sutrisno menjelaskan dengan dukungan pembiayaan bersumber dari Dana Desa (DD) yang mencapai Rp1,02 miliar pada 2021, Pemerintah Desa Jojog melaksanakan sejumlah program pembangunan mulai dari jalan onderlaag, pembangunan trek joging, usaha pembibitan masyarakat, dan usaha kerajinan batu andesit. “Dari sejumlah program tersebut, usaha kerajinan batu andesit diprioritaskan,” kata dia.
Pengembangan usaha kerajinan batu andesit dilakukan bersama masyarakat di Dusun IV, Tegalsari, Desa Jojog. Mereka tergabung dalam lima kelompok usaha bersama (Kube), masing-masing Kube beranggotakan 20 hingga 25 perajin.
“Usaha kerajinan batu andesit memiliki produk unggulan, seperti cobek batu, lumpang batu, dan pot batu. Bahan baku diambil dari Desa Gunungtiga, Kecamatan Batanghari Nuban dan sudah ada sejak era 70-an,” kata dia.
Rp1 Miliar
Dia menjelaskan usaha tersebut sangat menjanjikan dan diyakini sangat mampu meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat. “Untuk gambaran, dari total seluruh usaha kerajinan batu andesit di Dusun IV, Tegalsari, Desa Jojog ini, perputaran uang bisa mencapai Rp1 miliar lebih per bulan,” kata Sutrisno.
Dia menjelaskan usaha ini diperkirakan akan terus berkembang mengingat produk yang dihasilkan kini bukan hanya dikenal di wilayah Kabupaten Lampung Timur dan Provinsi Lampung, bahkan sudah dikenal hingga hampir di seluruh Pulau Sumatera dan Jawa.
Oleh karena itu, Pemerintah Desa Jojog melalui BUMDes terus melakukan pembinaan. Pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produk kerajinan batu andesit serta promosi dan perluasan pemasaran. “Kami berharap dari upaya pembinaan yang dilakukan tersebut usaha kerajinan batu andesit ini bisa terus berkembang pesat dan lebih dikenal lagi hingga ke seluruh Indonesia,” kata dia. (D2) djoni@lampungpost.co.id







