BUPATI Pesawaran Dendi Ramadhona memastikan Tahun 2022 menjadi titik balik pembangunan lebih pesat di Kabupeten Pesawaran agar lebih maju lagi, dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera lagi. Dia meminta desa-desa menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan silaturahmi ramadhan di Kecamatan Teluk Pandan, bertempat di Masjid Fathul Hidayah, Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Jum’at (15/4).
“Ini semua atas kesadaran masyarakat dengan menggenjot di sektor pajak, juga mendorong desa menggali potensi yang dapat menghasilkan PAD,” ujar Dendi dalam rilis yang diterima, Senin (18/4).
Dendi mengajak masyarakat lebih semangat dan berdoa di Tahun ini Kabupaten Pesawaran bisa lebih maju dan bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang terlambat hampir dua tahun dengan menggenjot sektor pajak.
“Jadi, jajaran Pemda dan pemerintahan desa terus berupaya mendukung dan menggali pendapatan daerah yang akan dikembalikan dalam bentuk program kegiatan,” kata Dendi.
Menurut dia, dengan PAD yang berlimpah, Pesawaran lebih maju, tentram dan sejahtera untuk mencari cara yang terbaik menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Bumi Andan Jejama ini.
“Selain itu juga mohon maaf sudah dua tahun ini masih banyak kendala-kendala, masih banyak program pesawaran ini tertunda. Semua bidang diantaranya bidang infrastruktur, bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan lain-lain, salah satunya di Teluk Pandan ini karena anggarannya tidak masuk dan semua anggaran dialihkan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bukan hanya Kabupaten Pesawaran saja, namun seluruh dunia terdampak pandemi. Banyak dana desa yang seharusnya dipakai untuk membangun jalan dialihkan untuk bantuan langsung tunai. Begitu juga di Pemkab Pesawaran.
“Tadinya anggaran masuk tapi ternyata tidak ada yang masuk, jadi tertunda semua program yang ada, jadi tertunda semua program yang ada, maka saya berharap bersabar, doakan kami di Tahun 2022 ini menjadi titik balik,” katanya. (RLS/D2).






