RUSDY SENAPAL
WISATA Teluk Kiluan di Pekon Kiluannegeri, Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus merupakan salah satu dari tiga desa di Provinsi Lampung yang berhasil masuk ke dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Penggawa Kiluannegeri, Riki Stefanus, mengatakan keberhasilan itu tidak lepas dari peran serta dan dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah pekon dan masyarakat setempat.
Sebab, kata dia, untuk menjadi desa wisata tidak hanya bermodalkan potensi wisata saja, akan tetapi harus juga memiliki potensi budaya. Kebudayaan dapat berupa sistem kehidupan masyarakat desa, kesenian tradisional, makanan khas yang terbentuk dari perilaku warga setempat.
“Dimana peran masyarakat merupakan unsur yang sangat penting dalam pengembangan desa wisata. Masyarakat memiliki peran dalam menjaga dan melestarikan keunggulan dari produk wisata pedesaan,” kata Riko Stefanus, Minggu (24/4).
Selain mengelola dan mengembangankan objek wisata, pokdarwis juga berperan memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang desa wisata seperti pelatihan tata boga, tata homestay, pembuatan cinderamata, dan pelatihan guide atau pemandu wisata.
“Dengan melibatkan masyarakat dalam mengelola wisata desa, mereka mendapatkan tambahan pendapatan dari pengelolaan paket wisata, homestay, pemandu, penyewaan kapal dan konsumsi tamu,” ujar dia.
Bantuan Dana Desa
Selain itu, perlu dukungan dari pemerintah daerah dalam pengembangan sarana dan prasarana seperti akses, bantuan alat-alat outbound, pembangunan gapura dan gedung khusus pengelola desa wisata. Di Teluk Kiluan, pengelolaan desa wisata dilakukan oleh BUMDes Kiluan Sejahtera dan Pokdarwis Penggawa sejak tahun 2005 lalu.
“Berdasakan usulan dari Pokdarwis, pemerintah desa membantu melalui Dana Desa Tahun 2021 senilai Rp 50 juta. Dimanfaatkan untuk pengembangan tahap awal obyek wisata baru di Teluk Kiluan yaitu Pantai Batu Candi dan Kampung Wisata Talang Mulian,” katanya.
Dengan demikian, lanjutnya, saat ini di Pekon Kiluannegeri telah memiliki tujuh spot utama yang dapat menjadi tujuan wisatawan. Seperti, Dolphin Tour, Spot Selam, Laguna Gayau, Pantai Batu Candi dan Karang Bolong, Pantai Penyu atau Pasir Putih, Kampung Wisata Talang Mulian dan Pulau Kelapa.
“Masyarakat memiliki peran dalam menjaga dan melestarikan keunggulan dari produk wisata pedesaan,”
“Panorama alam di Kawasan Wisata Teluk Kiluan merupakan perpaduan nuansa keindahan pegunungan dan bahari yang indah dan mengagumkan. Pengunjung dapat menikmati beraneka ragam kegiatan dan objek wisata,” ujarnya.
Adapun kegiatan yang dapat dilakukan wisatawan di Kawasan Wisata Teluk Kiluan yaitu, Dolphin Tour, Eksplor Pulau Kelapa, trekking Leguna Gayau, Trekking di Pantai Penyu atau Pasir Putih, Wisata Pancing dan Diving.
“Untuk berwisata ke Teluk Kiluan, pengunjung dapat bermalam di homestay atau penginapan milik masayarakat setempat yang banyak tersedia di Pekon Kiluannegeri,” katanya. (D2)
rusdy@lampungpost.co.id



