ELIYAH
PEKON Padangdalom Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat pada 2021 ini memprioritaskan pelaksanaan pembangunan akses jalan lingkungan dan bidang pendidikan anak usia dini.
Peratin Pekon Padangdalom Endra Gunawan mengatakan tahun ini pihaknya mendapat alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp800 juta ditambah alokasi dana pekon (ADP) dari Pemkab Lambar sebesar Rp350 juta sehingga total dana yang tersedia mencapai Rp1,1 miliar.
“Dana itu telah dibagi sesuai dengan proyeksi yang sudah ditentukan. Sebagian besar digunakan untuk pembangunan dan sebagian untuk operasional dan lainnya,” kata dia kepada Lampung Post, Selasa (2/11).
Endra menjelaskan program pembangunan fisik yang dilaksanakan yaitu kegiatan pembuatan satu unit gedung PAUD pekon Padang Dalom yang terdiri dari tiga ruangan. Kemudian untuk kegiatan pembukaan badan jalan sepanjang 600 meter dilakukan pada jalan penghubung pemangku Banjardalom dengan Pemangku Cempakadalom.
“Selain dua kegiatan itu, melalui DD kami juga melaksanakan rehabilitasi gedung posyandu,” ujar dia.
Untuk kondisi jalan lingkungan yang belum dibangun yang menjadi tanggung jawab pekon, kata dia, sampai saat ini masih sekitar 50%. “Kalau untuk kondisi jalan yang menjadi tanggung jawab pekon sampai saat ini masih banyak yang belum tertangani,” kata Endra.
Selama ini pelaksanaan pembangunan pekon belum ada yang difokuskan ke satu bidang tertentu. Hal ini dikarenakan bidang-bidang lain juga perlu ditangani sehingga pelaksanaanya masih disamaratakan sehingga semua bidang terisi dengan maksud agar semua bidang tertangani semua.
“Dana itu telah dibagi sesuai dengan proyeksi yang sudah ditentukan.”
Khusus pembangunan jalan, kata dia, tetap ditangani tetapi pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan setiap tahun juga ada. Kedepan, program pembangunan infrastruktur jalan akan difokuskan pada pelaksanaan pembangunan rabat jalan di Pemangku tepatnya samping gedung SMK berikut drainasenya. Kemudian, rabat jalan Cempaka dalom ke arah pemangku Karangmenang sekitar 700 meter. Lalu melanjutkan pembukaan badan jalan baru di Banjardalom-Cempakadalom.
Pengadaan Bibit
Endra menambahkan melalui anggaran DD tahun ini pihaknya juga melaksanakan pengadaan bibit tanaman keras untuk penghijauan dalam rangka mendukung program konservasi yang telah dicanangkan oleh Pemkab Lambar. “Program pengadaan tanaman untuk penghijauan ini sesuai proyeksi yaitu dilaksanakan diakhir tahun dan saat ini masih menunggu proses pencairan tahap III,” ujar dia.
Kemudian melalui DD itu pihaknya juga menyalurkan dana BLT untuk 21 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total warga Padangdalom sekitar 300 KK. Tahun lalu penerima BLT mencapai seratusan. Namun setelah dievaluasi dan sebagian mendapat bantuan perluasan dari BPNT dan BST maka penerima BLT dari DD tinggal 21 KPM lagi.
Lalu sebesar 8% dari DD itu digunakan pihaknya untuk penanganan pencegahan Covid-19.
“Sebesar 8% atau Rp46 juta DD telah diperuntukkan kepada penanggulangan bencana, antara lain untuk penyemprotan, sarana cuci tangan, masker, alat, disinfektan, dan bantuan untuk 10 rumah tangga warga yang melakukan isolasi mandiri karena terkonfirmasi Covid-19,” katanya. (K1)
eliyah@lampungpost.co.id







