BERDASARKAN hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan, sebanyak 7% masyarakat diyakini masih akan nekat mudik pada periode Lebaran mendatang.
Angka tersebut sedianya sudah turun cukup signifikan jika dibandingkan sebelum adanya larangan mudik yakni mencapai 33%.
“Namun, angka ini masih harus diturunkan dengan berbagai upaya demi menekan laju penyebaran Covid-19. Tugas kita adalah menurunkan angka yang tujuh persen ini menjadi lebih rendah lagi sehingga,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Kantor Presiden Jakarta, Senin (26/4).
Ia meminta masyarakat tetap bersabar dan menunda kepulangan ke kampung halaman. Hal itu harus dilakukan demi kepentingan bersama, demi menjaga keluarga dan orang tua dari bahaya Covid-19.
Untuk mengakali kerinduan, ia menyarankan masyarakat untuk mencari alternatif untuk merayakan Idulfitri bersama.
“Salah satu caranya bisa dengan memanfaatkan teknologi. Kita bisa bersilaturahmi secara virtual,” kata dia. (MI/S1)







