
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat melalui Dana Insentif Daerah (DID) tambahan tahun 2020 akan melaksanakan pengadaan 48 ribu lembar masker.
Hal itu dalam rangka memenuhi kebutuhan masker untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Selain masker, BPBD juga akan mengadakan disinfektan dan hand sanitizer.
Kepala BPBD Lambar Maidar, Jumat (9/10) mengatakan melalui DID tambahan ini pihaknya akan melaksanakan pengadaan sebanyak 4000 lusin atau 48 ribu lembar masker kain tiga play. Dari jumlah itu, sebanyak 3.100 lusin diantaranya akan dibagikan untuk anak sekolah SD dan SMP sederajat.
“Sedangkan 900 lusin diantaranya merupakan kebutuhan stok. Stok masker ini adalah untuk persediaan bagi warga yang tidak memiliki di saat petugas melaksanakan penegakan disiplin Prokes,” ujarnya.
Selain mengadakan masker itu, pihaknya juga akan mengadakan disinfektan sebanyak 25 botol dan sanitezer 250 botol besar dan sanitizer 500 botol yang kecil.
Kegiatan pengadaan masker dan sanitizer serta disinfektan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan dan stok logistik dalam rangka penegakan Prokes guna menekan penyebaran covid.
Kemudian melalui DID, kata dia, juga akan dilaksanakan pembuatan posko di dua titik yaitu di perbatasan Lambar dengan Lampung Utara dan OKU (Sumsel).
Dua wilayah perbatasan ini akan dibuatkan posko pengamanan untuk pengawasan secara ketat bagi mereka yang akan memasuki wilayah Lambar.
Perbatasan Lampung Barat dengan Lampung Utara tepatnya di hutan pinusan dibuatkan posko pengamanan dalam rangka mencegah penyebaran covid dikarenakan mobilitas di lintas tersebut cukup tinggi.
Kemudian pembuatan posko pengamanan untuk pengawasan di perbatasan Lampung Barat dengan OKU adalah dalam rangka pengawasan guna pencegahan penyebaran covid bagi mereka yang datang dari daerah Sumsel.
Nantinya setiap mereka yang akan memasuki wilayah Lambar akan dilakukan penegakan disiplin Prokesnya. Setiap mereka yang memasuki wilayah Lambar akan diperiksa suhu tubuhnya dan dipastikan bahwa mereka juga telah mengenakan masker. (ELI/S1)







