SATGAS Covid-19 Kecamatan Pagelaran, Pringsewu dan Palas, Lampung Selatan menggencarkan tes rapid antigen acak. Di Pagelaran tracing acak dilakukan kepada pengunjung pasar Pagelaran, Kamis (19/8). Agenda ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah setempat.
Sebanyak 16 pengunjung pasar menjalani rapid tes yang dilakukan di lokasi pasar dan di depan pos lalulintas, setempat dan hasilnya tak ada yang reaktif.
“Tes sengaja dilakukan secara acak terhadap pengunjung dan mereka yang ada di sekitar pasar,” kata Kapolsek Pagelaran AKP Safri Lubis mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Sumantri, Kamis (19/8).
Kapolsek AKP Safri menyatakan pelaksanaan rapid tes antigen acak bertujuan untuk mengetahui sejak dini jika ada warga yang terpapar virus Corona.
“Langkah yang dilakukan tim gugus kecamatan dengan melakukan rapid tes antigen acak tidak lain merupakan langkah pencegahan penyebaran virus Corona di tengah masyarakat,” jelas Safri Lubis didampingi UPT Puskesmas dan Plt Camat Pagelaran.
Kapolsek menambahkan jika ditemukan warga yang reaktif akan langsung dilakukan penanganan lanjutan melalui pekon dan puskesmas.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari, jajaran Polsek Pagelaran juga memberikan imbauan kepada para pengunjung pasar untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan melalui pengeras suara sekaligus membagikan masker.
AKP Safri Lubis menambahkan, sebelumnya tim gugus tugas kecamatan pagelaran juga telah melakukan rapid tes terhadap kerumunan di sekitar jembatan Way Sekampung, hasilnya satu orang reaktif.
Testing acak juga dilakukan terhadap 260 warga Kecamatan Palas oleh UPTD Puskesmas Rawat Jalan Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.
Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Bumidaya, Yasir FA mengatakan testing dan tracing massal untuk masyarakat ini sebagai tindaklanjut dari penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV di Lampung Selatan.
“Tracing yang diikuti dengan testing ini sebagai upaya melindungi desa dari penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan dengan testing dan tracing ini bisa menekan laju kasus penyebaran virus Covid-19,” kata dia. (WID/SYA/S1)






