• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Minggu, Februari 22, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kebiasaan Baru

Vaksinasi  Bukan Berarti Kebal

Sri Agustina Editor Sri Agustina
4 Juli 2021
di dalam Kebiasaan Baru, Kesehatan, Weekend
A A
Polres Pringsewu memulai program vaksinasi massal pada 14—30 Juni 2021. Untuk Senin (14/6), program vaksinasi diberikan kepada warga lanjut usia. Program itu untuk mempercepat kekebalan komunal (herd immunity).

Polres Pringsewu memulai program vaksinasi massal pada 14—30 Juni 2021. Untuk Senin (14/6), program vaksinasi diberikan kepada warga lanjut usia. Program itu untuk mempercepat kekebalan komunal (herd immunity).

Share on FacebookShare on Twitter

PEMAHAMAN soal vaksinasi Covid-19 masih banyak yang tidak tepat. Setelah mendapatkan dua kali suntikan vaksin corona, dianggap tubuhnya sudah kenal terhadap virus kecil, namun mematikan ini.

Spesialis penyakit menular dr Christine Maharani, menjelaskan vaksinasi memang menjadi salah satu senjata terbaik untuk memerangi Covid-19. Tapi, dia menegaskan vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap.

“Tidak ada vaksin yang menawarkan perlindungan 100 persen terhadap penyakit, namun bisa memberikan Anda kesempatan yang lebih baik untuk melawan konsekuensi menular dari terpapar virus SARS-CoV-2,” katanya.

BACA JUGA

Percepat Pembenahan TPA Bakung demi persiapkan PLTSa 2026

Guru PJOK Punya Peran untuk Membantu Pencegahan Penyakit

Ini Inovasi HiLo Demi Gaungkan Semangat #NabungOtot

Pertunjukan Kisah Radin Intan II dalam Rangka Hari Pahlawan

Banyak orang mungkin berharap bisa segera terbebas dari pembatasan sosial dan keharusan memakai masker setelah mendapatkan vaksinasi. Namun, Christine memperingatkan bahwa sekarang bukan saatnya untuk lengah. Meskipun sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, masih ada kemungkinan bagi siapa saja bisa terinfeksi Covid-19.

Vaksinasi lengkap berarti seseorang telah menyelesaikan serangkaian vaksin Covid-19 seperti yang direkomendasikan untuk perlindungan terbaik terhadap komplikasi parah seperti rawat inap dan atau kematian.

Christine sendiri pernah mendapati ada beberapa orang yang telah divaksinasi di antara dosis satu dan dua maupun orang yang telah menerima kedua dosis vaksin masih dinyatakan posistif atau terinfeksi Covid-19.

Bagaimana hal itu bisa terjadi, dia mengaitkan dengan risiko pajanan atau di mana orang berada dalam proses vaksinasi.

Christine menerangkan imunisasi dengan vaksin Covid-19 akan memberikan perlindungan terbaik dalam waktu dua pekan setelah divaksinasi penuh.

Apabila seseorang dinyatakan positif Covid-19 atau jatuh sakit beberapa hari kemudian, kemungkinan besar dirinya terpapar sebelum divasinasi penuh.

“Ada kasus penyakit dan atau paparan yang dilaporkan setelah vaksin, tetapi komplikasi penyakit bagi mereka yang belum divaksinasi lebih besar,” katanya.

Ia menilai orang yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap masih mungkin menularkan virus corona kepada orang lain, termasuk yang sudah mendapatkan vaksinasi juga.

Tapi, menurut dia, kemampuan seseorang untuk menularkan Covid-19 setelah mendapatkan vaksin dosis lengkap kemungkinannya memang lebih rendah.

“Orang tua, orang-orang yang memiliki kondisi kekebalan atau kesehatan kronis atau yang memiliki gangguan kesehatan mungkin tidak memiliki respons perlindungan terbaik terhadap vaksin Covid-19. Kami masih mengumpulkan data dan melakukan penelitian berkelanjutan tentang respons vaksin pada populasi yang rentan ini,” katanya.

Menurutnya dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kerangka waktu yang tepat untuk perlindungan dari vaksin Covid-19 belum diketahui saat ini.

Dia mengatakan masing-masing orang dapat menoleransi vaksin secara berbeda. Jadi, komunitas ilmiah hingga saat ini masih mempelajari kekebalan alami dan kekebalan yang diinduksi vaksin terkait Covid-19.

Imunitas tubuh ibarat “benteng pertahanan” yang perlu tetap kuat dan terjaga, jika ingin terhindar dari ancaman penyakit. Terlebih lagi saat ini pandemi Covid-19 belum menunjukkan akan usai dan kita harus beradaptasi melakukan aktivitas seperti biasa dengan tetap memerhatikan kesehatan. Selain menerapkan protokol pencegahan, penting juga untuk meningkatkan imunitas tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit. (CK4/R5)

apriesti@lampungpost.co.id

Tags: Kebiasaan BaruPemahaman salahVaksinani bukan kebal
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Bahan Baku Vaksin Tiba di Indonesia

Posting berikutnya

Pentingnya Menjaga Imunitas

Sri Agustina

Sri Agustina

Posting berikutnya
Pasien Covid-19 Babel Capai 21.806

Pentingnya Menjaga Imunitas

potensi risiko

Sikap Orang Tua Pengaruhi Kasus Covid-19 pada Anak

E-Paper Lampung Post, Edisi Weekend, 4 Juli 2021

Penyerang Inggris, Harry Kane (dua dari kanan) membobol gawang Ukraina (AFP/Isabella Bonotto)

Bantai Ukraina, Inggris ke Semifinal

Pemain Denmark merayakan kemenangan atas Republik Ceko. (AFP/Ozan Kose)

Gol Delaney dan Dolberg Bawa Denmark ke Semifinal

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 20 Februari 2026 20 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 19 Februari 2026 19 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Februari 2026 16 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 19 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 20 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?