PEMERINTAH Kabupaten Pringsewu kian menggencarkan vaksinasi Covid-19 seiring dengan ketersediaan vaksin yang telah diberikan Pemerintah Pusat.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, capaian vaksinasi Pringsewu untuk dosis satu telah 38,1% dan dosis dua 12,5%.
Secara perinci, Kabid Penanganan Penangulangan Penyakit Dinkes Pringsewu Hadi Mochtarom, Minggu (17/10) menjelaskan capaian vaksinasi dosis satu dan dua, pekan kedua Oktober untuk tenaga kesehatan sudah 101%. Dimana dari target 2.072 sudah tervaksin sebanyak 2.009.
Sedangkan dosis ketiga sudah mencapai 1.443 atau 70%. “Jika dibandingkan data 6 Oktober 2021, vaksinasi dosis III baru 61%, ada kenaikan 9%,” ujarnya.
Ia menjelaskan terdapat penambahan meskipun belum signifikan. Lebih lanjut dijelaskan, untuk lansia dari target 32.652 untuk vaksin I 2.892 (9%), dosis II 1.748 (5%). “Jika dibandingkan dengan data tanggal 6 Oktober 2021, vaksinasi tahap II baru 4%, ada kenaikan 1%,” kata Hadi Mochtarom.
Kemudian untuk pelayanan publik dari target 19.595, capaian vaksinasi dosis I yakni 9.316 (48 persen), vaksinasi dosis II yaitu 7.519 (38%). “Jika dilihat data tanggal 6 Oktober 2021 vaksinasi tahap II untuk pelayanan publik baru tercapai 36%, ada kenaikan 2%,” ujar dia.
Lalu, vaksinasi untuk masyarakat umum dari target 205.020, vaksinasi dosis I 43.837 (21%), vaksinasi dosis II 13.965 (7%). Jika dilihat data per 6 Oktober 2021 vaksinasi dosis I baru 17.707 (9%), vaksinasi II yakni 8.783 (4%). Ada kenaikan 3% di vaksinasi II. “Sebenarnya kita menargetkan vaksinasi 7000 per hari, tetapi kendala stok vaksin,” kata dia.
Dengan demikian, kata dia, total masyarakat Pringsewu yang sudah divaksin dosis I mencapai 114.141 atau 38,1%. Untuk dosis II sebanyak 37.545 atau 12,5%.
Data tersebut sudah termasuk vaksinasi kolaborasi TNI/Polri yang di gelar di sejumlah tempat: Vaksinasi masal polri dosis I 34.125. dosis II 6.065. jadi total yang ikut vaksinasi massal polri sebanyak 40.191.
Vaksin massal TNI untuk dosis I sebanyak 21.871, dosis II. 6.149, jadi total yang ikut vaksinasi massal bersama TNI sebanyak 28.020. (WID/S1)







