DINAS Pendidikan Pringsewu telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Koordinasi terkait pelaksanaan pendidikan tatap muka (PTM). Hasilnya, PTM belum dapat digelar di Pringsewu pada Juni mendatang mengingat masih tingginya penularan Covid-19 di wilayah setempat.
“Dari hasil komunikasi dengan tim gugus tugas penanganan Covid-19, untuk sementara belum membolehkan KBM tatap muka Juni 2021,” kata Kepala Dinas Pendidkan Pringsewu Hipni, usai mengikuti rapat paripurna istimewa peringatan HUT Pringsewu ke 12 di gedung DPRD setempat, Selasa (6/4).
Hipni menjelaskan gugus tugas belum mengizinkan belajar tatap muka tentu dengan alasan keamanan siswa dan guru. Apalagi saat ini Pringsewu masih zona oranye dengan resiko penularan tinggi. “Apalagi sekitar dua Minggu lalu ada kasus meningal karena Covid yaitu salah satu anggota DPRD Pringsewu,” jelasnya.
Sementara itu, menurutnya, penerapan KBM tatap muka merupakan kewenangan daerah masing-masing dengan berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19.
Hipni menyatakan apabila pada masa zona oranye tetap dipaksakan KBM tatap muka, dikhawatirkan justru menimbulkan klaster baru.
Walaupun demikian, pihaknya bersama Satgas akan terus berkoordinasi untuk mengkaji penerapan PTM. “Tetapi yang pasti harus melihat perkembangan penularan Covid-19, sehingga saat dilaksanakan KBM kondisinya aman,” jelas Hipni. (WID/S1)







