IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 06/04/2026 13:20
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Gaya Hidup

Jangan Tertipu! Ini Cara Membedakan Beras Asli, Palsu, dan Oplosan

Sebelum membeli beras kenali ciri-ciri beras palsu atau oplosan agar tidak menjadi korban penipuan dan berdampak buruk bagi kesehatan.

Ricky MarlybyRicky Marly
16/07/25 - 21:10
in Gaya Hidup
A A
Jangan Tertipu! Ini Cara Membedakan Beras Asli, Palsu, dan Oplosan

Ilustrasi beras. (Foto: Medcom.id)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Beras termasuk makanan pokok bagi mayoritas masyarakat di Indonesia. Namun di balik kebutuhannya yang tinggi, keaslian beras sering menjadi kekhawatiran bagi konsumen.

Setelah membeli beras, beberapa konsumen pernah menemukan beras palsu, di mana beras terbuat dari bahan plastik. Bahan ini direkayasa menyerupai beras asli dari pertanian.

Sehingga masyarakat bisa saja mengonsumsinya tanpa sadar, padahal kandungannya dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

Baca Juga:

Bulog Lampung Capai 96% Target Penyerapan Beras 2025, Siap Tingkatkan Pasokan

Baru-baru ini Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan mengejutkan. Bahwa beras subsidi pemerintah dugaannya ada yang mengoplos dan mengemas ulang menjadi beras premium. Lalu oknum yang melakukannya menjual ke sejumlah minimarket dan supermarket terkenal.

Oleh karena itu, sebelum membeli beras kenali ciri-ciri beras palsu atau oplosan agar tidak menjadi korban penipuan dan berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut perbedaannya, mengutip dari berbagai sumber.

Perbedaan beras asli dan beras palsu

Dalam pembuatan beras palsu, biasanya oknum membuatnya dari bahan nonpangan seperti plastik. Kemudian dari bahan baku pembuatan kabel, keramik, dan pipa paralon yang tidak layak konsumsi.

Sehingga untuk membedakan beras asli dan palsu memang sulit jika hanya kita lihat sekilas karena bentuknya sangat mirip.

Namun risikonya tidak main-main. Mengonsumsi beras palsu secara terus-menerus bisa memicu gangguan pencernaan, kerusakan organ, dan paparan zat karsinogenik penyebab kanker.

 

Untuk mengenali beras palsu dan asli, melansir Antara, berikut ciri-ciri yang bisa kita jadikan acuan perbedaannya:

1. Tekstur beras terlalu halus dan licin

Beras asli memiliki permukaan yang cenderung kasar dan tidak terlalu mengilap. Jika butir beras terlalu halus, licin, dan tampak mengkilap seperti plastik, hal ini patut kita curigai. Warna beras berkilap berlebihan bisa jadi berasal dari bahan sintetis.

2. Tercium aroma yang aneh

Beras asli umumnya memiliki aroma khas, seperti wangi pandan, pulen, atau aroma beras yang harum. Sementara beras palsu tidak berbau sama sekali atau mengeluarkan aroma sangit seperti plastik terbakar.

3. Mengapung saat direndam air

Ciri-ciri beras asli umumnya akan tenggelam saat kita rendam air karena berat jenisnya lebih tinggi. Namun apabila sebagian besar butir beras justru mengapung, besar kemungkinan itu bukan beras asli.

Hasil air dari rendaman beras pun juga berbeda. Air pada beras asli akan berubah menjadi keruh keputihan, sementara beras palsu tidak ada perubahan warna atau tetap jernih.

4. Hasil masakan nasi tidak wajar

Saat kita masak, beras palsu bisa memberikan hasil yang aneh, seperti nasi matang terlalu lembek atau sulit matang. Setelah kita dinginkan, nasi dari beras palsu akan cepat mengeras dan sulit kita cerna. Sementara itu beras asli akan menjadi nasi yang lembut, manis, dan mudah kita kunyah.

5. Bentuk beras yang berbeda

Dari segi bentuk fisik, beras asli memiliki butiran yang berbentuk gemuk dan terlihat ada guratan alami di permukaannya. Sementara beras palsu tampak lebih ramping dan permukaannya licin tanpa guratan.

6. Tidak meleleh saat dibakar

Cara mudah lainnya adalah membakar beberapa butir beras dengan api kecil. Jika meleleh dan mengeluarkan aroma plastik, berarti itu bukan beras alami. Beras asli akan gosong atau menghitam seperti bahan organik lainnya.

Selain beras palsu, kamu juga perlu mewaspadai praktik oplosan, yaitu mencampur beras kualitas premium dengan yang rendah. Beras oplosan biasanya warnanya tampak kusam atau tidak merata. Kemudian harganya yang tidak wajar (lebih murah) dan kemasan yang tidak rapi atau sobek.

Supaya terhindar dari risiko dan kerugian ini, lebih baik untuk membeli beras dari tempat terpercaya. Perhatikan juga label kemasan, izin edar, kondisi beras, serta tanggal kadaluarsa jika beras dalam kemasan.

Source: Ricky Marly
Via: Medcom.id
Tags: asliBERASBeras asliberas oplosanberas palsuberas premiumheadlineKESEHATANkonsumenmenteri pertanianminimarketOplosanpalsuplastiksupermarket
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Di tengah arus modernisasi, berbagai tradisi lokal tetap dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Lampung.

7 Tradisi Lokal Lampung yang Masih Dilestarikan hingga Kini

byNur
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) –-- Provinsi Lampung tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan kulinernya. Tetapi juga memiliki warisan budaya...

Kemacetan lalu lintas menjadi salah satu persoalan yang kerap dihadapi masyarakat di Bandar Lampung, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Lampost.co/Restu Amalia.

7 Tips Jitu Menghindari Kemacetan di Bandar Lampung

byNur
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) ---– Kemacetan lalu lintas menjadi salah satu persoalan yang kerap masyarakat di Bandar Lampung hadapi. Terutama pada...

Ruang Terbuka di Bandar Lampung yang Cocok untuk Rekreasi

7 Ruang Terbuka di Bandar Lampung yang Cocok untuk Rekreasi

byNur
01/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Bandar Lampung terus berkembang sebagai kota yang tidak hanya menawarkan pusat perdagangan dan jasa, tetapi juga...

Berita Terbaru

spklu lampung
Advertorial

Tembus 3.090 Transaksi, Penggunaan SPKLU di Lampung Melesat pada Idul Fitri 2026

byDenny ZY
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Momentum Idul Fitri 1447 H menjadi titik lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)...

Read moreDetails
First Man drama korea terbaru 2026

5 Rekomendasi Drakor Terbaru Episode Terbanyak 2026, Cocok untuk Maraton!

06/04/2026
Poster film Danur 4

Danur: The Last Chapter Tembus 3 Juta Penonton, Rekor Baru Horor Indonesia!

06/04/2026
Iqbaal Ramadhan dan Bernadya

Iqbaal Ramadhan dan Bernadya Pacaran? Foto Blur di Instagram Picu Heboh Netizen

06/04/2026
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (6/4/2026).

Provinsi Lampung Raih Predikat Inflasi Terendah se-Indonesia

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.