Bandar Lampung (Lampost.co): Kantor Wilayah Kementerian Haji Lampung menutup jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Haji (Bipih) tahap pertama pada 23 Desember 2025. Selama periode tersebut, sebanyak 4.351 calon jemaah haji (CJH) Lampung menyelesaikan pelunasan biaya haji.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Haji Lampung, Ansori F Citra, menyebutkan bahwa 79,2 persen calon jemaah menyelesaikan pelunasan Bipih pada periode 24 November hingga 23 Desember 2025.
Ansori menjelaskan bahwa Lampung akan memberangkatkan 5.491 jemaah haji ke Tanah Suci pada 2026. Jumlah tersebut belum mencakup Petugas Haji Daerah (PHD) dan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
“Penutupan pelunasan tahap pertama pada 23 Desember mencatat 4.351 calon jemaah telah melunasi Bipih,” ujar Ansori, Selasa, 30 Desember 2025.
Kanwil Kementerian Haji Lampung masih menemukan 1.140 calon jemaah yang belum menyelesaikan pelunasan Bipih. Ansori memastikan pihaknya tetap membuka kesempatan bagi para calon jemaah tersebut untuk melunasi biaya pada tahap berikutnya.
Kanwil Kementerian Haji Lampung akan membuka pelunasan Bipih tahap kedua pada 2 Januari 2026. Berbeda dengan tahap pertama, tahap kedua hanya berlangsung selama tujuh hari.
“Pelunasan tahap kedua berlangsung pada 2 hingga 9 Januari 2026,” kata Ansori.
Ansori juga menyampaikan bahwa total Bipih yang harus ditanggung calon jemaah asal Lampung mencapai Rp58,542 juta. Saat pendaftaran awal, jemaah haji telah menyetorkan biaya sebesar Rp25 juta.
“Setelah mengurangi setoran awal dari total Bipih, jemaah membayar Rp33.542.722 pada saat pelunasan,” jelasnya.
Pada penyelenggaraan ibadah haji 2026, Lampung memperoleh kuota sebanyak 5.827 orang. Kuota tersebut mencakup 5.491 jemaah reguler, 291 jemaah prioritas lansia, 24 pembimbing KBIHU, dan 31 Petugas Haji Daerah (PHD).








