Jakarta (Lampost.co0 – Film Agak Laen: Menyala Pantiku! kini tengah mengejar posisi puncak sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia. Saat ini, film komedi tersebut sudah resmi menjadi penguasa bioskop domestik dengan raihan 10.250.000 penonton. Prestasi luar biasa ini berhasil menggeser film Jumbo yang sebelumnya menempati posisi teratas di tanah air.
Poin Penting
- Resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa melewati perolehan film Jumbo.
- Berusaha menyalip rekor Avengers: Endgame yang memegang angka 10,9 juta penonton.
- Meraih 10,5 juta penonton hingga awal Desember 2026 berdasarkan data resmi Cinepoint.
- Harus bersaing dengan rilis film baru dan penurunan tren harian pasca masa liburan.
Pihak rumah produksi Imajinari menyampaikan rasa syukur mereka melalui pernyataan resmi atas dukungan luar biasa dari masyarakat. Pencapaian ini membuktikan bahwa film lokal mampu bersaing ketat dengan produksi luar negeri di pasar bioskop nasional.
Baca juga : Ernest Prakasa Beberkan Tantangan Syuting Film Agak Laen: Menyala Pantiku di Panti Jompo Aktif
“Terima kasih sudah memberikan kesempatan #AgakLaenMenyalaPantiku untuk menebarkan tawa, menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia,” tulis rumah produksi Imajinari.
Film Agak Laen : menyala Pantiku Misi Menggeser Dominasi Marvel
Meskipun sudah memimpin pasar domestik, Agak Laen masih harus melampaui rekor global milik Avengers: Endgame. Film garapan Marvel tersebut memegang rekor tertinggi di Indonesia dengan total jumlah 10.976.338 penonton. Oleh karena itu, tim produksi membutuhkan strategi kuat agar bisa mengalahkan angka fantastis dari pahlawan super Hollywood itu.
Berdasarkan data terbaru Cinepoint, Agak Laen: Menyala Pantiku! sudah mengumpulkan sekitar 10.512.055 penonton per Desember 2026. Namun, angka penonton harian kini menunjukkan tren penurunan karena berakhirnya masa liburan panjang bagi para penonton. Penurunan ini pun terjadi pada film besar lainnya seperti Avatar: Fire and Ash yang tayang bersamaan.
Skenario Menjadi Nomor Satu
Selanjutnya, film ini memerlukan tambahan sekitar 465.000 penonton lagi untuk resmi menumbangkan dominasi Avengers. Secara matematis, target tersebut bisa tercapai dalam waktu satu minggu jika antusiasme masyarakat tetap terjaga dengan stabil. Syarat utamanya adalah film ini harus meraup minimal 66.500 penonton setiap hari hingga pertengahan Januari 2026.
Tantangan semakin berat karena bioskop akan segera kedatangan banyak film baru yang mulai menggempur jadwal penayangan. Film seperti Greenland 2: Migration dan Malam 3 Yasinan siap merebut perhatian para pencinta sinema di Indonesia. Meskipun demikian, para penggemar berharap kuartet detektif kocak ini mampu mempertahankan momentum mereka hingga mencetak sejarah baru.







