Adegan crop-top Davina Karamoy sukses “menggoyang” Arya Saloka di film thriller Dendam Malam Kelam. Intip bocoran plot, proses syuting, dan alasan duo bintang ini dijuluki pasangan paling panas 2025.
Jakarta (Lampost.co)- Arya Saloka kembali memecah konsentrasi penonton. Kali ini bukan lewat sinetron, melainkan layar lebar. Dalam Dendam Malam Kelam, ia memerankan Jefri, dosen muda cerdas. Tugas akademik Jefri mendadak runyam setelah bertemu Sarah. Tokoh mahasiswi ini dibawakan Davina Karamoy yang tengah naik daun.
Satu scene sudah ramai sebelum film tayang. Sarah memasuki kelas dengan crop-top nude, lalu melepas jaket. Lampu kelas tidak meredup, tetapi mata Jefri langsung gelap. Arya mengaku tergoda saat syuting momen tersebut. “Baru pertama lihat mahasiswa begitu di kampus, jujur menarik,” ungkapnya.
Baca juga : Justin Bieber Jual Lagu-lagunya Rp3,2 Triliun, demi Selamatkan Keuangan ?
Sutradara Danial Rifki memang menarget adegan itu menjadi pancingan tensi. “Sarah sengaja menggoda, supaya penonton ikut deg-degan,” jelasnya.
Membangun kedekatan bukan perkara mudah. Tim sengaja mempertemukan Arya dan Davina di luar set. Mereka berdiskusi lagu, kopi, hingga teori konspirasi kampus. Obrolan ringan memecah canggung dan tercermin di kamera. Hasilnya, tatapan singkat saja sudah memicu listrik dramatis.
Cerita berawal dari film The Body (2012). Falcon Pictures membeli hak adaptasi dan “mengindonesiakan” plot. Lokasi pindah ke laboratorium kedokteran kota fiksi Jawa. Naskah memasukkan kritik soal relasi kuasa dosen-mahasiswa. Suspense Eropa kini bersanding nuansa sosial lokal.
Dendam Malam Kelam meluncur 28 Mei 2025 di seluruh bioskop. Falcon menjanjikan twist tiga lapis plus ending mind-blowing. Bagi pecinta thriller, ini peluang merasakan ngeri sekaligus panas.
Karena bagaimanapun, racikan teror—dan sedikit godaan—selalu menggoda
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update