Jakarta (Lampost.co) — Synchronize Festival siap hadir kembali dengan menghadirkan deretan musisi istimewa, baik dari dalam maupun luar negeri pada 2024. Konser musik besar ini mengusung tema “Together Bersama” yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada 4-6 Oktober 2024.
Sejumlah musisi internasional akan membawakan narasi mengenai identitas musik Indonesia dan pengaruhnya dalam komunitas musik global.
Hadir pula panggung penghormatan untuk musisi legendaris Indonesia, kolaborasi yang unik, dan pertunjukan yang membangkitkan nostalgia melalui penampilan spesial “Lagu Anak Masa Ke Masa,”.
Penampilan tersebut lewat lagu-lagu anak populer dari berbagai era. Nama-nama seperti Titiek Puspa, Chicha Koeswoyo, Deredia, dan Joshua Suherman akan turut memeriahkan panggung tersebut.
Leony, salah satu anggota Trio Kwek Kwek, mengaku gembira bisa saat pihak Synchronize Festival menghubunginya untuk ikut serta dalam acara itu. Ia pun langsung menghubungi teman-teman seangkatannya untuk bergabung dalam pertunjukan itu.
“Aku senang banget karena teman-teman Synchronize nge-reach out aku karena mereka ingin present lagu anak beberapa tahun lalu,” kata Leony.
Selain penampilan spesial dari penyanyi anak-anak era 90-an, total terdapat 14 penampilan spesial yang terancang untuk tampil Synchronize Festival 2024. Berikut daftar penampilan dari tiga hari festival musik besar itu.
Synchronize Festival akan memberikan penghormatan kepada Benyamin Sueb, yang merupakan legenda komedi, musik, dan film Indonesia. Hal itu melalui pertunjukan spesial bertema “BRANG BRENG BRONG: BENYAMIN BIKIN KERIBUTAN.”
Karier yang mencakup 75 album musik dan 57 film, suguhan kenangan Benyamin akan melalui kolaborasi antara komedian dan penyanyi.
Mulai dari Abryal Ethnic, Adul, Amboro, Batavia Collective, Benno Benyamin, David Bayu, Gugun GBS, H. Bolot, Hudson, Iwa K, Malih, Nesia Ardi, Opie Kumis, Rina Nose, Sandhy Sondoro, Sisitipsi, dan Soulfood.
Synchronize Festival mempersembahkan “ERWIN GUTAWA ORCHESTRA: BADAI PASTI BERLALU”. Hal itu dalam rangka mengenang film “Badai Pasti Berlalu” yang populer pada 1977 dan albumnya yang ikonis.
Musisi ternama, seperti Chrisye, Berlian Hutauruk, Yockie Suryoprayogo, dan Fariz RM terlibat dalam album itu. Sehingga termasuk salah satu album terbaik Indonesia. Penampilan kali ini akan menggandeng Afgan, Berlian Hutauruk, Bilal Indrajaya, Danilla, Isyana Sarasvati, dan Fariz RM.
Panggung bertajuk “NIKE ARDILLA LIVE” menjadi tribut untuk warisan Nike Ardilla, penyanyi rock wanita asal Bandung yang meninggal pada 1995.
Bonita, Danilla, Fanny Soegi, Putri Ariani, dan Tantri Kotak akan membawakan lagu-lagu hits Nike yang memiliki pengaruh besar dalam dunia musik Indonesia.
Pertunjukan khusus juga akan hadir dari Elvy Sukaesih, sebagai Ratu Dangdut Indonesia yang berkarya selama 60 tahun. Dengan aransemen dan busana khasnya, Elvy Sukaesih akan memukau penonton dengan pertunjukan yang merayakan kontribusinya dalam musik dangdut.
Panggung nostalgia akan menampilkan lagu anak-anak yang populer dari masa ke masa. Penampilan itu akan melibatkan penyanyi legendaris, seperti Titiek Puspa, Chicha Koeswoyo, Deredia, Mocca, Enno Lerian, Joshua Suherman, dan Tasya Kamila.
Kemudian Tina Toon, Melisa “Abang Tukang Bakso”, Dhea Ananda & Leony dari Trio Kwek Kwek, Saskia & Geofanny, dan Ria Enes bersama boneka Susan.
ROCK OPERA KEN AROK, menjadi panggung spesial untuk mengenang karya Harry Roesli sebagai satu-satunya rock opera Indonesia.
Penampilan itu akan melibatkan Andy /rif, Arie Kriting, Candil, Dira Sugandi, Fauzan Lubis, Hari Pochang, Indra Lesmana, dan Isyana Sarasvati. Lalu Oslo Ibrahim, Sal Priadi, Soleh Solihun, Sri Hanuraga, dan Teater Mainmonolog, dengan musik dari Gerald Situmorang.
Sir Dandy yang terkenal dengan gaya musik dan humor gelapnya akan tampil di panggung Synchronize Festival 2024. Musisi tersebut akan memberikan hiburan yang unik dan kontemporer melalui kolaborasi dengan musisi lain.
Band rock asal Bandung, Koil, akan tampil dengan konsep unik “KOIL KILLER KOPLO,” menggabungkan elemen musik rock dengan aransemen dangdut. Penampilan itu dijamin akan mengejutkan dan menghibur para penonton.
Barry Likumahuwa akan menampilkan pertunjukan spesial bersama 40 anggota paduan suara dengan tema “Pengharapan”. Bersama grup musiknya, Barry akan mengaransemen ulang dan membawakan lagu-lagu populer dengan gaya yang segar dan penuh makna.
Burgerkill akan membawakan lagu-lagu dari album “Killchestra” yang rilis pada 2020 dengan konsep penuh orkestra. Penampilan itu akan menampilkan orkestra dengan 30 pemain sehingga memberikan pengalaman musik yang epik dan megah.
Program musik populer INBOX SCTV akan membawa kembali nostalgia dengan menampilkan sejumlah penyanyi. Mulai dari 7icons, Chibi-chibi, D’bagindas “C.i.n.t.a”, Hello Band, Repvblik, dengan Andhika Pratama, Gading Marten, dan Audi Marissa sebagai pembawa acara.
Potlot Jam menjadi panggung untuk memperingati sejarah musik di Jalan Potlot. Pertunjukannya akan menghadirkan musisi-musisi yang memiliki keterkaitan dengan tempat tersebut. Mulai dari Anda Perdana, Anang Hermansyah, Oppie & Bop, Kidnap Katrina, The Flowers, Imanez’s Otto Jam, dan Slank.
Band SORE akan tampil bersama beberapa musisi lain, seperti Afgan, Ardhito Pramono, Atilia Haron, Bilal Indrajaya, Cholil Mahmud, Fanny Soegi, Pusakata, Noh Salleh, dan Rian Ekky Pradipta. Kolaborasi itu akan menghasilkan pertunjukan yang kreatif dan menarik.
Lima penyanyi wanita berbakat, yaitu Lyodra, Tiara Andini, Ziva Magnolya, Mahalini, dan Keisya Levronka, akan tampil bersama dalam “SRICANDY”. Mereka akan membawakan lagu-lagu hits dan dari para diva idola. Penampilan itu dengan panduan pengarah musik Tohpati.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update