Jakarta (Lampost.co) – Eminem resmi menggugat mantan karyawannya. Penyebabnya, bocornya 25 lagu miliknya. Kasus ini kini dalam penyelidikan FBI.
Poin Penting
- Eminem menggugat mantan teknisinya, Josep Strange.
- Strange diduga membocorkan 25 lagu yang belum dirilis.
- FBI menangani kasus ini sejak Januari 2025.
- Lagu-lagu bocor ditemukan cocok dengan file di studio Eminem.
- Strange resmi didakwa pada 19 Maret 2025.
Mantan teknisinya, Josep Strange, diduga membocorkan lagu. Ia bekerja untuk Eminem dari 2017 hingga 2021. Kini, ia menghadapi tuntutan serius.
Baca juga : Venna Melinda Ungkap Kesan Pertama Bertemu Fuji saat Buka Puasa Bersama Keluarga
Pada 19 Maret 2025, jaksa mendakwa Strange atas pelanggaran hak cipta dan perdagangan barang curian. Jaksa menuduhnya menjual lagu yang belum dirilis.
Karyawan studio Eminem di Detroit menemukan dugaan pencurian lagu pada 16 Januari 2025. Ia segera melaporkannya ke FBI. Agen FBI langsung menyelidiki kasus tersebut.
Investigasi menemukan 25 lagu tersebar secara ilegal. Penyidik mencocokkan file musik dengan data di hard drive studio Eminem. Hasilnya, mereka menemukan kesamaan yang memperkuat dugaan kebocoran internal.
FBI menelusuri bukti lebih lanjut. Pada 28 Januari 2025, agen menggeledah rumah Strange. Setelah mengumpulkan cukup bukti, penyidik menetapkannya sebagai tersangka utama.
Juru bicara Eminem, Dennis Dennehy, mengecam tindakan Strange. Ia menilai Strange telah mengkhianati timnya.
“Kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini serangan terhadap kreativitas Eminem,” tegas Dennehy, pada 21 Maret 2025.
Dennehy memastikan FBI masih menangani kasus ini dengan ketat. Ia menegaskan hak cipta harus terlindungi sepenuhnya.
“Kami akan terus mengambil langkah hukum. Kami tidak akan berhenti,” tambah Dennehy.
Jika pengadilan menyatakan bersalah, Strange menghadapi hukuman berat. Ia bisa di penjara hingga 15 tahun atau denda USD 250 ribu (sekitar Rp4,1 miliar)






