James Cameron Tetap Pakai Teknologi HFR di Avatar Fire and Ash Meski Disebut Mirip Game

James Cameron tetap memakai teknologi HFR di Avatar Fire and Ash meski dikritik mirip game dan kehilangan nuansa filmik.

Editor Nana Hasan
Selasa, 16 Desember 2025 23.06 WIB
James Cameron Tetap Pakai Teknologi HFR di Avatar Fire and Ash Meski Disebut Mirip Game

Jakarta (lampost.co) – James Cameron kembali menegaskan visinya dalam penggarapan film Avatar Fire and Ash. Ia tetap menggunakan teknologi High-Frame-Rate atau HFR tanpa ragu.

Poin Penting

  • James Cameron tetap gunakan teknologi HFR
  • Avatar Fire and Ash tayang 17 Desember 2025
  • HFR tingkatkan visual menjadi 48 fps
  • Teknologi ini menuai pujian dan kritik

Keputusan tersebut muncul meski sebagian pihak mengkritik tampilan visual HFR. Beberapa kritikus menilai teknologi itu membuat film terasa seperti game.

Menanggapi kritik tersebut, James Cameron memberikan jawaban tegas dan terbuka. Ia menyinggung kesuksesan besar film Avatar sebelumnya. “Saya rasa angka Rp38,3 triliun sudah mengatakan bahwa kalian mungkin salah soal itu. Tapi argumen dari artistik adalah saya kebetulan menyukainya, dan ini adalah film saya,”

Dalam industri film, standar pemutaran umumnya berada di 24 frame per second. Namun, James Cameron memilih meningkatkan kecepatan gambar menjadi 48 fps.

Melalui HFR, Cameron ingin menghadirkan visual lebih halus dan detail. Teknologi ini sangat efektif untuk adegan aksi dan eksplorasi bawah air.

Selain itu, HFR memperkuat pengalaman menonton dalam format tiga dimensi. Gerakan karakter terlihat lebih nyata dan imersif.

Meski demikian, sebagian penonton menilai hasil visualnya terlalu bersih. Mereka merasa nuansa sinema klasik menjadi berkurang.

Bahkan, sejumlah netizen menyebut tampilannya menyerupai video game modern. Kritik tersebut terus muncul sejak Avatar: The Way of Water dirilis.

Namun, Cameron tetap konsisten pada pendekatan teknologinya. Ia dikenal sebagai pionir inovasi visual dalam dunia perfilman global.

Film Avatar Fire and Ash dijadwalkan tayang pada 17 Desember 2025. Film ini akan dirilis serentak di bioskop Indonesia.

Sebelumnya, Avatar pertama mencetak sejarah besar di box office dunia. Film rilisan 2009 itu meraih pendapatan sekitar Rp48,4 triliun.

Pencapaian tersebut semakin menguatkan keyakinan Cameron terhadap inovasi teknologi. Ia melihat HFR sebagai kelanjutan evolusi sinema modern.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI