Aktor Matt Damon dan Ben Affleck menghadapi gugatan hukum dari dua polisi Miami terkait film The Rip. Proyek Netflix ini dituding mencemarkan nama baik.
Jakarta (Lampost.co) – Dua orang petugas kepolisian di Amerika Serikat baru saja mengajukan gugatan hukum terhadap aktor terkenal Matt Damon dan Ben Affleck. Mereka melayangkan tuntutan tersebut karena merasa tidak terima dengan penayangan film terbaru berjudul The Rip. Pasalnya, proyek drama kriminal garapan Netflix itu dituding menampilkan sosok mereka sebagai polisi yang korup.
Petugas kepolisian Wilayah Miami-Dade, Jonathan Santana dan Jason Smith, kini resmi menuntut ganti rugi atas kasus pencemaran nama baik. Mereka mengarahkan gugatan tersebut kepada Artists Equity yang merupakan perusahaan produksi milik kedua aktor Hollywood itu.
Baca juga : Film Biopik Sukses Besar, Musik Michael Jackson Kembali Rajai Billboard Hot 100
Dalam berkas gugatan pekan ini, Santana dan Smith menuduh film The Rip telah mencampuradukkan detail fiksi secara berlebihan. Akibatnya, film tersebut merusak reputasi nyata dari para petugas kepolisian yang sebenarnya terlibat dalam kasus asli. Para penggugat menegaskan bahwa penggambaran karakter polisi korup di layar lebar telah menimbulkan kerugian yang sangat signifikan.
Padahal, pihak produksi sebenarnya sudah mencantumkan pernyataan penafian pada awal tayangan film. Kalimat tersebut menegaskan bahwa cerita dalam film hanya terinspirasi oleh peristiwa nyata. Selain itu, sutradara Joe Carnahan juga mengaku telah mengambil inspirasi dari pengalaman teman lamanya yang bernama Chris Casiano.
Namun, Santana dan Smith mengklaim bahwa film ini mengadaptasi operasi penggerebekan narkoba di Florida Selatan pada tahun 2016 secara berlebihan. Berkas hukum tersebut memang tidak menyebutkan jumlah nominal ganti rugi yang mereka minta secara spesifik. Meskipun demikian, mereka menuntut ganti rugi kompensasi, biaya pengacara, hingga pencabutan pernyataan serta koreksi secara terbuka.
Pada tahun 2016, kepolisian Miami-Dade memang pernah melakukan operasi besar yang sangat mirip dengan adegan di film. Saat itu, aparat menemukan uang tunai lebih dari US$21 juta atau sekitar Rp372,6 miliar di loteng sebuah rumah. Dalam kasus nyata tersebut, Santana bertindak sebagai detektif utama sedangkan Smith menjadi sersan pengawas tim.
Masalahnya, salah satu adegan fiksi dalam film The Rip justru memperlihatkan para karakter polisi yang bersekongkol untuk mencuri uang temuan tersebut. Hal inilah yang memicu protes keras dari Santana karena banyak rekan kerjanya yang kemudian meminta klarifikasi. Pihak penggugat juga menilai bahwa rumah produksi Matt Damon dan Ben Affleck seharusnya membayar mereka sebagai konsultan film.
Di sisi lain, Matt Damon sempat memberikan penjelasan resmi kepada media mengenai proses persiapan pembuatan film ini.
“terinspirasi oleh peristiwa nyata”
Sementara itu, Joe Carnahan selaku sutradara dan penulis tetap menegaskan bahwa film ini murni bentuk apresiasi terhadap kisah hidup sahabatnya.
“The Rip diambil dari pengalaman pribadi yang sangat mendalam yang dialami temanku, baik sebagai seorang ayah maupun sebagai kepala unit narkotika taktis di Kepolisian Miami-Dade,” ucap Carnahan kepada Tudum, dikutip dari NME, Selasa (19/5).
“Film ini mengangkat sebagian dari kehidupannya, dan juga dari kecintaanku yang tak pernah pudar terhadap film-film thriller polisi klasik era 70-an,” lanjutnya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update