Jakarta (Lampost.co) – Nathalie Holscher menegaskan sikapnya soal kontroversi disawer di Sidrap. Ia merasa bingung atas polemik tersebut. Dalam pernyataan di Instagram Stories, Nathalie mempertanyakan kesalahannya hingga harus diminta meminta maaf.
Poin Penting
- Nathalie Holscher membantah perlu meminta maaf soal saweran di Sidrap.
- Ia merasa tidak bersalah dan hanya menjalankan tugas profesional.
- Bupati Sidrap dan Rusdi Masse meminta Nathalie untuk meminta maaf.
- Nathalie tetap bersikeras menolak permintaan maaf tersebut.
“Ditunggu speak upnya salah saya di mana ya, pak?” ungkap Nathalie Holscher, Senin (21/4/2025).
Sebelumnya, Nathalie mengunggah video Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di akun Instagram pribadinya. Ia ingin mengklarifikasi posisi dirinya.
Baca juga : Sukatani Kritik Keras Pembangunan Lewat Single “Tumbal Proyek”
“(Saya) mengapresiasi aspirasi dari Ormas yang ada. Sudah dua hari ini, akibat dari kegiatan yang dilakukan salah satu DJ dari Jakarta, ya ini tidak sesuai adab dan etika orang Sidrap,” kata Syaharuddin Alrif.
Ia menambahkan, pihaknya sudah meminta Nathalie Holscher untuk segera menyampaikan permintaan maaf.
“Sudah saya sampaikan tadi malam, kepada artis DJ itu supaya meminta maaf ke orang Sidrap,” tambahnya.
Namun, Nathalie Holscher tetap pada pendiriannya untuk tidak meminta maaf. Ia merasa tidak melakukan kesalahan.
“Assalamualaikum bapak bupati @syaharuddin_alrif_1, disini saya hanya diundang untuk mengisi acara di salah satu club dan disawer oleh orang yang datang (dan saya sangat berterima kasih). Selebihnya setelah pekerjaan saya dipanggil untuk nge-DJ di sana, tugas saya selesai lalu saya pulang,” jelas Nathalie Holscher.
Selain itu, Nathalie menceritakan bahwa usai pulang ke Jakarta, ia melakukan siaran langsung di TikTok.
Dalam live tersebut, Nathalie diajak kolaborasi oleh anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS).
Menurut Nathalie, Rusdi Masse memintanya kembali ke Sidrap untuk meminta maaf kepada masyarakat.
“Kemudian saya lagi live tiba-tiba ada bapak Rusdi mengajak PK di TikTok lalu berbicara bahwa saya disuruh datang kembali ke Sidrap untuk meminta maaf kepada masyarakat Sidrap. (Saya bertanya salah saya di mana?). Lalu setelah itu kita berbicara by WA kepada Pak Rusdi dan saya menjawab ‘SAYA TIDAK MAU MINTA MAAF’,” ujar Nathalie.
Nathalie tetap tidak memahami alasan ia harus meminta maaf atas pekerjaannya sebagai pengisi acara.
“Kalau tidak mau ada club-club di Sidrap ya di tutup saja club-nya, kenapa jadi nama saya dibawa-bawa terus? Dan dari sebelum saya datang ke club Sidrap, banyak DJ-DJ lain yang juga di sawer di Sidrap. Tapi kenapa cuma saya yang dipermasalahkan? Sampai sebesar ini,” tutup Nathalie.








