IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 06/04/2026 03:41
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Penyebab dan Diaknosa Mencegah Kematian Mendadak

Adi SunaryoAntaranewsbyAdi SunaryoandAntaranews
03/10/24 - 20:49
in Hiburan, Kesehatan
A A
Ilustrasi kematian. Dok/Internet

Ilustrasi kematian. Dok/Internet

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co): Kematian mendadak aktris senior yang juga aktif sebagai dosen dan politikus Marissa Haque menjadi perhatian publik. Marissa telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia 61 tahun pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Kepergiannya yang mendadak dan disebut tanpa memiliki riwayat penyakit apa pun menimbulkan dugaan bahwa istri dari penyanyi Ikang Fawzi tersebut mengalami sindrom kematian mendadak atau Sudden Death Syndrome (SDS).

Baca juga: Kronologi Kepergian Marissa Haque yang Mendadak, Dunia Hiburan Berduka

Lantas, apa yang menyebabkan seseorang mengalami SDS?

Laman Healthline beberapa waktu lalu mengungkap, bahwa hingga saat ini, tidak ada kepastian apa yang menyebabkan SDS.

Namun, mutasi gen telah dikaitkan dengan banyak sindrom yang berada di bawah payung SDS. Tetapi tidak semua orang dengan SDS memiliki gen tersebut.

Ada kemungkinan gen lain yang terkait dengan SDS, tetapi belum teridentifikasi. Dan beberapa penyebab SDS tidak bersifat genetik.

Dugaan beberapa obat juga dapat menyebabkan sindrom yang dapat menyebabkan kematian mendadak. Sebagai contoh, sindrom QT panjang, yakni suatu kelainan konduksi listrik jantung yang dapat menyebabkan irama jantung yang cepat dan tidak beraturan (aritmia).

Sindrom QT panjang ini dapat terjadi akibat penggunaan obat-obatan seperti antihistamin, dekongestan, antibiotik, diuretik, antidepresan, hingga antipsikotik.

Selain faktor risiko ini, kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko SDS, seperti gangguan bipolar. Penggunaan lithium terkadang untuk mengobati gangguan bipolar, obat ini dapat memicu gangguan irama jantung.

Kemudian, penyakit jantung, epilepsi, aritmia, dan kardiomiopati hipertrofik juga berisiko menyebabkan kematian mendadak pada seseorang.

Demikian juga, beberapa orang dengan SDS mungkin tidak menunjukkan gejala hingga mereka mulai mengonsumsi obat-obatan tertentu. Kemudian, SDS yang diinduksi oleh obat dapat muncul.

Apa saja gejalanya?

Sayangnya, gejala atau tanda pertama SDS dapat berupa kematian mendadak dan tak terduga.

Namun demikian, SDS dapat menyebabkan gejala-gejala tanda bahaya seperti nyeri dada, terutama saat berolahraga. Kemudian kehilangan kesadaran, kesulitan bernapas, pusing, jantung berdebar-debar atau perasaan berdebar-debar. Lalu pingsan yang tidak dapat ada penjelasannya, terutama saat berolahraga.

Apakah dapat mencegahnya?

Diagnosis dini merupakan langkah penting dalam mencegah episode yang fatal.

Jika memiliki riwayat SDS dalam keluarga, dokter mungkin dapat menentukan apakah pasien juga memiliki sindrom yang dapat menyebabkan kematian yang tidak terduga.

Jika ya, pasien dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah kematian mendadak, misalnya menghindari obat yang memicu gejala, seperti antidepresan dan obat penghambat natrium.

Selain itu segeralah mengobati dengan cepat jika mengalami demam, berolahraga dengan hati-hati, mempraktikkan langkah-langkah kesehatan jantung yang baik, termasuk konsumsi makanan yang seimbang, dan melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter atau spesialis jantung.

Selain berkonsultasi rutin dengan dokter, berbicara dengan spesialis kesehatan mental tentang kondisi dan kesehatan mental juga menjadi anjuran.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: berita kesehatanKematian MendadakMencegah Kematian MendadakPenyebab Kematian Mendadak
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Dilan ITB 1997

Sinopsis Film Dilan ITB 1997 dan Jadwal Tayang

byNana Hasan
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Dunia perfilman Indonesia kembali gempar karena kembalinya karakter ikonik karya Pidi Baiq. Falcon Pictures resmi merilis trailer...

Dilan ITB 1997

Wajib Tahu! Ini 4 Urutan Film Dilan yang Harus Ditonton Sebelum Dilan ITB 1997

byNana Hasan
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Menjelang penayangan film Dilan ITB 1997, para penggemar setia karya Pidi Baiq perlu memahami kesinambungan ceritanya. Memahami...

Daftar pemain film dilan 1997

Ariel NOAH Jadi Dilan Dewasa, Intip Daftar Pemain Film Dilan ITB 1997 Terbaru

byNana Hasan
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Industri perfilman Indonesia kini tengah menyambut proyek sinema yang paling dinanti, yakni Dilan ITB 1997. Film ini...

Berita Terbaru

logo BRI super league
Bola

Borneo FC Bungkam Madura United 3-1, Terus Tempel Persib

byIsnovan Djamaludin
05/04/2026

Pamekasan (Lampost.co)–Borneo FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh dalam lawatan sulit ke markas Madura United pada laga pekan ke-26 BRI...

Read moreDetails
pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury (tengah)

Ramon de Andrade Souza Borong Dua Gol, Persib Benamkan Tuan Rumah Semen Padang FC

05/04/2026
Aniaya Marbot Masjid, Dua Juru Parkir Diringkus Polisi

Aniaya Marbot Masjid, Dua Juru Parkir Diringkus Polisi

05/04/2026
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC sedang merayakan gol

Magis Moussa Sidibe Bawa Bhayangkara Presisi Tumbangkan Persija Jakarta 3-2

05/04/2026
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Kordiv SDM dan Organisasi, Imam Bukhori. Dok Bawaslu

Jaga Hak Politik melalui Pemutakhiran Data Pemilih Bekelanjutan

05/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.