Jakarta (Lampost.co)— Aktor ternama Indonesia, Reza Rahadian, membuka cerita tentang kenakalan yang pernah ia lakukan saat masih remaja. Dalam sebuah kesempatan di podcast Deddy Corbuzier, Reza mengungkapkan pengalamannya saat melewati fase remaja yang penuh gejolak. Di mana ia sempat terlibat dalam perilaku nakal seperti banyak remaja pada umumnya.
Dalam percakapan yang berlangsung pada Rabu, 7 Mei 2025, Deddy Corbuzier mengajukan pertanyaan yang cukup mengejutkan kepada Reza.
“Bandel lo ngapain sih dulu?” tanya Deddy, yang disambut dengan respons kaget dari Reza. Seperti yang diungkapkan Reza dalam podcast tersebut. Pertanyaan ini terasa menyebalkan baginya. Karena ia tidak menyangka Deddy akan menanyakan hal tersebut di hadapan banyak orang.
Baca juga:10 Aktor Terkaya di Dunia Tahun 2025: Jackie Chan hingga Shah Rukh Khan
Tidak Bebas dari Kenakalan
Reza Rahadian pun akhirnya mengakui bahwa masa remajanya tidak sepenuhnya bebas dari kenakalan.
Dengan sedikit tersenyum dan tampak malu, Reza mengungkapkan, “Bandelnya itu, mau jawab malu. Ya mabok pernah,” akunya dengan jujur.
Ia mengingat kembali bagaimana ia pernah terlibat dalam minuman keras di masa remaja, yang merupakan salah satu kenakalan yang pernah ia lakukan.
Namun, yang lebih menarik dari cerita Reza adalah cara ibunya merespons perilaku nakalnya tersebut.
Menurut Reza, reaksi sang ibunda ketika pertama kali mengetahui bahwa ia mabuk cukup mengejutkan. Alih-alih marah atau memberikan teguran keras, ibunya justru memberikan pendekatan yang penuh cinta dan kelembutan.
“Jadi ceritanya, aku pernah pulang mabok pertama kali setelah minum, dan pulang ke rumah langsung mama ketawain,” cerita Reza. Sang ibunda, yang tidak ingin langsung memberikan hukuman atau ancaman, justru mengajak Reza untuk berbicara secara lebih mendalam. “Besoknya ibu ngajak ngobrol, ‘gimana kemarin rasanya, kamu kemarin sadar nggak ngomong apa aja’,” lanjut Reza dengan tersenyum mengenang cara ibunya berkomunikasi dengannya.
Cinta Sang Ibu
Reza pun mengungkapkan bahwa pendekatan lembut dari sang ibu ini memiliki dampak yang besar dalam perubahan sikapnya.
Ia merasa bahwa dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan, ia lambat laun merasa bosan dengan perilaku kenakalannya tersebut.
“Dibikin asyik sampai akhirnya bosen aja, jadi fase itu cepat banget,” ujar Reza, mengungkapkan bahwa setelah beberapa waktu. Ia justru merasa tidak tertarik lagi dengan kebiasaan buruk tersebut. Bahkan, kini Reza mengungkapkan bahwa sudah hampir dua tahun ia tidak lagi mengonsumsi alkohol sama sekali.
Menurut Reza, pendekatan yang ibunya lakukan adalah cara yang jauh lebih efektif daripada menggunakan ancaman atau hukuman keras.
“Bukan ngasih ancaman, tapi love (cinta),” tegas Reza Rahadian, yang menunjukkan betapa pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak dengan cara yang penuh kasih.
Komunikasi Terbuka
Selain mengungkapkan pengalaman masa remajanya, Reza juga memberikan penghargaan tinggi terhadap pola didikan yang di terimanya dari sang ibu. Ia merasa beruntung memiliki ibu yang mampu berkomunikasi dengan cara yang terbuka, yang membuatnya bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa.
“Nggak semua orang tua punya cara berkomunikasi dengan anaknya dengan terbuka, I think I’m the lucky one juga,” kata Reza, menutup percakapan dengan penuh rasa syukur.
Dengan keterbukaan Reza dalam berbagi kisah masa lalunya, banyak orang yang terinspirasi untuk lebih memahami pentingnya pendekatan yang penuh kasih dan komunikasi yang baik dalam hubungan orang tua dan anak.
Tidak hanya menjadi pelajaran berharga bagi para orang tua, tetapi juga bagi generasi muda dalam menghadapi pergaulan yang penuh tantangan.








