Santer Dikabarkan Cabut Laporan KDRT, Begini Penjelasan Cut Intan

Editor Delima Natalia, Penulis Medcom
Senin, 19 Agustus 2024 13.32 WIB
Santer Dikabarkan Cabut Laporan KDRT, Begini Penjelasan Cut Intan
Cut Intan Nabila. (IG)

Jakarta (lampost.co)–Selebgram Cut Intan Nabila menjadi korban kekerasan suaminya, Armor Toreador. Korban telah melaporkan suaminya ke Polres Bogor untuk mendapat keadilan.

Saat proses hukum berjalan saat ini, muncul kabar Cut Intan akal mencabut laporannya.

Namun secara tegas korban menyatakan isu tidak benar. Cut Intan membantah isu yang menyatakan bahwa ia dan Armor Toreador akan berdamai.

“Itu tidak ada sama sekali. Saya tidak mencabut laporan ke polisi,” ujar Cut Intan Nabila, dikutip dari Intens Investigasi, pada Senin, 19 Agustus 2024.

Intan mengaku telah mendapatkan banyak penderitaan selama hidup bersama Armor Toreador. Ia menilai hidupnya itu seolah berada di dalam neraka.

“Saya sebagai korban selama lima tahun ini sudah cukup banyak derita, hidup seperti neraka ibaratnya,” ungkap Intan.

Ia tidak akan mundur dengan laporan ke polisi atas dugaan tindakan KDRT Armor Toreador terhadapnya.
Intan meminta agar suaminya itu mendapatkan hukuman secara adil sebagai bentuk pelajaran.

“Jadi, nggak akan mundur dalam proses hukum ini akan terus dilanjutkan dan meminta keadilan seadil-adilnya. Agar proses ini menjadi pelajaran juga untuk perempuan-perempuan di luar sana yang mengalami hal seperti Intan,” jelas Intan.

Ia menegaskan perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, harus speak up. “Enggak boleh terlalu banyak menutup diri seperti saya,” lanjutnya.

Sebelumnya, selebgram Cut Intan Nabila mengunggah sebuah video melalui akun Instagram @cut.intannabila yang memperlihatkan suaminya, melakukan KDRT terhadapnya.

Setelah kejadian itu, pihak kepolisian pun telah menangkap Armor Toreador di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI