Terseret Kasus Hak Cipta Rp8 Miliar, Kanye West Sebut Dirinya Jadi Target Empuk

Kanye West berikan pembelaan dalam sidang gugatan hak cipta Rp8 miliar. Ia merasa dimanfaatkan banyak orang karena popularitasnya sebagai musisi besar dunia.

Editor Nana Hasan
Sabtu, 09 Mei 2026 11.19 WIB
Terseret Kasus Hak Cipta Rp8 Miliar, Kanye West Sebut Dirinya Jadi Target Empuk

Jakarta (Lampost.co) – Rapper ternama Kanye West atau Ye akhirnya memberikan pembelaan dalam persidangan kasus hak cipta terbaru. Ia secara tegas menyatakan bahwa banyak pihak sering mencoba mengambil keuntungan finansial secara tidak adil darinya. Persidangan ini terkait dengan gugatan hukum senilai Rp8 miliar yang melibatkan beberapa musisi internasional.

Poin Penting

  • Kanye West digugat sebesar Rp8 miliar terkait dugaan pencurian hak cipta sampel lagu “MSD PT2”.
  • Tuduhan ini berfokus pada penggunaan sampel musik dalam album DONDA yang dirilis tahun 2021.
  • Kanye mengeklaim dirinya selalu transparan dalam memberikan royalti kepada seniman lain yang bekerja sama.
  • Persidangan menyoroti keuntungan dari hearing session yang diklaim penggugat sebagai dampak penggunaan sampel.

Asal Mula Gugatan Sampel Lagu DONDA

Kasus hukum ini berawal dari gugatan Khalil Abdul Rahman dan rekan-rekannya sejak tahun 2024 lalu. Mereka menuduh Kanye menggunakan sampel lagu “MSD PT2” tanpa izin resmi dalam album ke-10 bertajuk DONDA. Penggugat mengeklaim bahwa Kanye menggunakan elemen musik tersebut pada lagu “Moon” dan “Hurricane” secara ilegal.

Baca juga : NCT 127 Terlihat di Bandara Menuju Bali, Persiapan Comeback Agustus 2026?

Pembelaan Kanye West di Ruang Sidang

Dalam persidangan pada Rabu, 6 Mei 2026, Kanye hadir secara langsung untuk memberikan kesaksian resminya. Ia membantah tuduhan pelit dan menegaskan bahwa proses pembersihan sampel sudah ia lakukan sejak awal. “Saya bangga memberikan hak yang pantas diterima orang lain dalam hal penghargaan dan royalti,” tegas Kanye West.

Kanye merasa namanya sering dimanfaatkan hanya karena statusnya sebagai selebriti papan atas dunia saat ini. “Namun, saya merasa banyak orang mencoba memanfaatkan saya. Saat duduk di ruang sidang hari ini, saya hanya berpikir orang-orang mencoba mendapatkan lebih banyak daripada yang seharusnya karena saya adalah Kanye West,” lanjutnya dengan penuh percaya diri.

Magnet Penggemar Bukan Karena Sampel

Pihak penggugat merasa dirugikan karena lagu versi demo tersebut diputar dalam acara hearing session di Apple Music. Namun, Kanye dengan gaya khasnya membantah bahwa keuntungan besar itu berasal dari satu sampel lagu saja. Ia meyakini bahwa daya tarik utama acara tersebut murni karena kehadiran sosok dirinya sendiri.

Menurut Kanye, para penggemar tetap akan setia membeli karya dan produk miliknya terlepas dari detail musiknya. “Orang-orang datang untuk mendengarkan apa pun yang akan saya mainkan yang baru. Seringkali orang membeli merchandise saya bahkan sebelum mereka mendengarkan musiknya,” tutup Kanye West.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI