Dituding maki fans di Manchester, Zayn Malik beri klarifikasi tegas. Sebut oknum pengadang mobil sebagai penguntit pemburu konten. Baca di sini!
Jakarta (Lampost.co) — Penyanyi solo Zayn Malik mendadak jadi sorotan publik setelah dituding memaki penggemarnya sendiri secara kasar. Insiden tersebut kabarnya terjadi saat mantan personel One Direction ini hendak meninggalkan sebuah hotel di Manchester.
Sebelumnya, sang bintang baru saja menyelesaikan konser megah di AO Arena Manchester pada Minggu malam. Namun, sebuah video dari media TMZ kemudian viral dan memperlihatkan momen menegangkan di luar hotel.
Baca juga : Lionsgate Siapkan Sekuel Film Biopik Michael Jackson Usai Sukses Besar di Box Office
Dalam video tersebut, kerumunan orang tampak menutup akses jalan dan menghalangi mobil sang artis. Akibatnya, Zayn Malik merasa terganggu lalu melontarkan kata-kata emosional demi menembus barikade manusia itu.
“Get the f*uck out of my way,” terdengar ucapan Zayn Malik saat ia membuka paksa pintu mobil.
Melihat situasi yang tidak kondusif, pihak manajemen langsung bergerak cepat untuk mengamankan keadaan sekitar. Salah satu anggota tim bahkan mencoba membujuk kerumunan massa agar memberikan sedikit ruang jalan.
“Kami tidak bisa masuk ke mobil. Tolong hati-hati… Bisa tolong minggir supaya kami bisa masuk ke mobil?” ujar salah seorang tim Zayn Malik.
Tidak lama berselang, pelantun hit Dusk Till Dawn itu segera memberikan klarifikasi resmi lewat media sosial. Melalui kolom komentar Instagram TMZ, Zayn menolak keras narasi yang menyudutkan dirinya tersebut.
Secara tegas, ia menyatakan bahwa kerumunan agresif itu bukanlah penggemar asli melainkan sekelompok pria dewasa. Menurutnya, kelompok tersebut sengaja menahan mobilnya selama sepuluh menit demi mengejar konten video.
“Mari luruskan faktanya. Para penggemar bersikap hormat dan selalu luar biasa. Masalahnya adalah sejumlah pria dewasa yang berdiri menghalangi pintu hotel dan mobil selama 10 menit, tidak membiarkan kami maupun petugas keamanan pergi,” tulis Zayn.
Selanjutnya, Zayn Malik menyebut tindakan para pencari konten tersebut sudah sangat keterlaluan dan berbahaya. Oleh karena itu, ia merasa perlu mengambil tindakan tegas demi melindungi kenyamanan para penggemar aslinya.
“Itu tidak safe, tidak bisa dibenarkan, dan mereka merusak (momen) para penggemar yang sebenarnya,” tutupnya.
Sebagai informasi, konser di Manchester ini merupakan bagian dari rangkaian tur dunia bertajuk Konnakol 2026. Sayangnya, Zayn terpaksa membatalkan sejumlah jadwal tur di Amerika Serikat karena masalah kesehatan mendadak. Meskipun demikian, ia memastikan kondisi fisiknya kini sudah berangsur membaik dan siap kembali menghibur.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update