Bandar Lampung (Lampost.co) — Polda Lampung resmi memulai Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Operasi tersebut terawali dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mapolda Lampung, Senin, 2 Februari 2026.
Operasi ini melibatkan 862 personel gabungan dari Polda Lampung dan Polres jajaran. Di bawah komando Dir Lantas Polda Lampung, Kombes Pol. N. Dedy Arifianto.
Sementera itu, operasi ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Sumarto memimpin langsung apel tersebut. Turut hadir juga jajaran personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait. Operasi ini terjadwalkan berlangsung selama 14 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
Kemudian dalam arahannya, Brigjen Pol. Sumarto menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau tahun ini lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Langkah tersebut bersifat edukatif, persuasif, serta humanis guna membangun kesadaran masyarakat dalam berkendara.
“Apel hari ini adalah tanda mulainya komitmen bersama untuk menjaga keselamatan lalu lintas menjelang momen Idulfitri. Kami mengutamakan upaya edukasi dan pencegahan agar masyarakat lebih disiplin di jalan raya,” ujar Wakapolda, Senin, 2 Februari 2026.
Satgas
Sementara itu operasi ini melibatkan sedikitnya 862 personel gabungan dari Polda Lampung dan Polres jajaran. Pasukan terbagi ke dalam lima satuan tugas (Satgas), yaitu Satgas Deteksi, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum (Penegakan Hukum) dan Satgas Banops (Bantuan Operasi).
Meskipun mengedepankan teguran simpatik, petugas tetap akan melakukan penegakan hukum secara elektronik. Menggunakan teknologi ETLE statis maupun mobile bagi pelanggar yang berpotensi membahayakan nyawa.
Wakapolda juga mengajak seluruh warga Lampung untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat menekan angka kecelakaan fatalitas wilayah Bumi Ruwa Jurai.
“Kami ingin memastikan perjalanan mudik dan silaturahmi masyarakat nantinya berlangsung aman. Patuhi rambu-rambu, jangan memacu kendaraan dengan kecepatan berlebih. Dan jaga keselamatan bersama demi Idulfitri yang penuh berkah,” katanya.








