DPRD Lampung Siap Awasi dan Kawal Tuntutan Mahasiswa

Aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan tersebut tergelar pada Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa, 5 Mei 2026.

Editor Nur, Penulis Triyadi Isworo
Selasa, 05 Mei 2026 18.04 WIB
DPRD Lampung Siap Awasi dan Kawal Tuntutan Mahasiswa
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi bersama jajaran menemui Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi massa “Pendidikan Suram, Lampung Tenggelam” yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan di Halaman Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung siap awasi dan kawal tuntutan mahasiswa terkait pendidikan.

Hal tersebut menyikapi aksi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkait “Pendidikan Suram, Lampung Tenggelam”. Aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan tersebut tergelar pada Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa, 5 Mei 2026.

“Tentunya kami sebagai lembaga legislasi siap menampung aspirasi teman-teman mahasiswa. Kita akan awasi dan kawal tuntutan yang tersampaikan. Tentunya dalam bingkai pendidikan Indonesia yang harus ada peningkatan sesuai target Presiden Prabowo. Wujudkan generasi emas 2045,” kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi.

Kemudian ia menyambut baik aspirasi mahasiswa yang ingin memperbaiki kualitas pendidikan. Terutama agar pendidikan bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat baik kota maupun desa serta pulau-pulau dan daerah tertinggal.

“Selanjutnya mengenai gaji atau tunjangang guru-guru honorer, PPPK dan guru swasta akan terus kita kawal,” kata Politikus Partai NasDem ini.

Lalu mengenai sekolah rakyat, yang domainnya berada pada Dinas Sosial. Kemudian untuk proses pembangunannya ada pada Kementerian PU dan stakeholder terkait. Begitupula dengan SMA Siger, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung yang mengawalnya.

“Bila memang izinnya dicabut, tapikan prosesnya masih berjalan. Mungkin nanti siswanya bisa dialihkan kepada sekolah-sekolah reguler atau sekolah rakyat,” katanya.

“Tuntutan-tuntutan mahasiswa itukan harus segera terwujudkan. Karenakan memang janji pemerintah, baik pusat maupun daerah,” katanya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI