• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 09:47
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Kasus Bupati Lamteng Kuatkan Biaya Politik Tinggi

Korupsi kepala daerah terus terulang karena sistem politik masih mahal dan pengawasan lemah.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
12/12/25 - 22:56
in Hukum, Lampung Tengah, Nasional, Pemilu, Politik
A A
Kasus Bupati Lamteng Kuatkan Biaya Politik Tinggi

Ilustrasi. (Dok Lampung Post)

Jakarta (Lampost.co) — Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM menilai biaya politik tinggi masih menjadi faktor utama yang mendorong korupsi kepala daerah. Temuan itu kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, karena dugaan penerimaan suap sekitar Rp5,75 miliar.

Poin Penting:

  • Biaya politik tinggi memicu korupsi kepala daerah.

  • Kasus Ardito Lampung Tengah menguatkan pola tersebut.

  • Pukat UGM menawarkan tiga solusi: reformasi partai, redesign Pilkada, dan perbaikan pengawasan.

Menurut KPK, sebagian dana itu untuk membayar pinjaman bank untuk mendanai kampanye Pilkada 2024. Karena itu, Pukat UGM menegaskan korupsi kepala daerah tidak bisa lepas dari biaya politik tinggi atau high cost politics dalam setiap kontestasi politik.

Biaya Politik Besar

Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, menjelaskan korupsi kerap muncul karena kandidat harus mengembalikan biaya politik tinggi. Karena itu, ia menilai Indonesia memerlukan reformasi sistem kepartaian, perbaikan pengawasan, dan redesain sistem Pilkada.

Baca juga:

“Reformasi itu harus berjalan bersamaan. Tanpa itu, korupsi kepala daerah terus berulang,” kata Zaenur.

Zaenur menilai reformasi kepartaian menjadi langkah awal. Menurutnya, partai harus membuka demokrasi internal dan memperbaiki sistem pendanaan agar kandidat tidak menanggung biaya kampanye sendirian.

“Solusinya revisi undang-undang pemilu. Negara harus memastikan pendanaan parpol transparan,” katanya.

Desain Ulang Pilkada agar Murah

Selain itu, Pukat UGM menegaskan rancangan pilkada dengan biaya serendah mungkin. Negara, kata Zaenur, perlu menanggung sebagian besar kebutuhan kampanye. “Kontestan cukup bertanding. Negara yang menanggung biaya pemilihan,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan penyelenggara pemilu mengelola sepenuhnya kampanye. Dengan begitu, peserta tidak lagi membayar atribut, panggung, dan pertemuan besar. “Peserta cukup hadir. Ekosistem politik saat ini terlalu mahal dan memicu politik uang,” ujarnya.

Inspektorat Dinilai Tidak Efektif

Zaenur menilai pengawasan di daerah juga harus menapat pembenahan. Inspektorat selama ini lemah karena berada langsung di bawah kepala daerah.

“Mereka mampu, tetapi tidak independen. Mereka bertanggung jawab kepada orang yang mereka awasi,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengusulkan inspektorat daerah bertanggung jawab kepada pihak di atasnya. Untuk kabupaten/kota, bisa mengalihkan pengawasan kepada gubernur. Sementara inspektorat provinsi dapat berada langsung di bawah Menteri Dalam Negeri. “Desain ulang mutlak. Tanpa itu, korupsi kepala daerah tidak berhenti,” ujarnya.

Tags: Ardito Lampung Tengahbiaya politik tinggikorupsi kepala daerahkorupsi pilkadaKPK LampungPolitik UangPukat UGMreformasi Pilkada
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Inspektur Provinsi Lampung Bayana menggelar rapat persiapan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK RI Tahun 2026. Kegiatan itu tergelar pada Ruang Rapat Inspektorat Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Senin, 2 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Perkuat Pencegahan Korupsi, Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Profesional

byTriyadi Isworo
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK RI Tahun 2026....

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Dok/Pemprov Jateng

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Gencarkan Program Pangan Murah dan Speling

byNur
02/03/2026

Grobokan (Lampost.co)--— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (Speling) di wilayahnya menjelang...

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Berita Terbaru

BLACKPINK
Hiburan

BLACKPINK Pecahkan Rekor Dunia: Album DEADLINE Terjual 1,46 Juta Kopi dalam Sehari

byNana Hasan
03/03/2026

Jakarta (lampost.co) - Grup fenomenal asal Korea Selatan, BLACKPINK, kembali menunjukkan taringnya di industri musik dunia. Mereka merilis mini album...

Read moreDetails
Safari Ramadan, Eva Dwiana Siapkan 10 Ribu Bantuan Pendidikan Gratis

Safari Ramadan, Eva Dwiana Siapkan 10 Ribu Bantuan Pendidikan Gratis

03/03/2026
Inara Rusli - Insanul Fahmi - Wardatina Mawa

Babak Baru Perdamaian Insanul Fahmi, Inara Rusli dan Wardatina Mawa

03/03/2026
Raisa dan Bubah Alfian

Lolos dari Maut! Raisa Tinggalkan Bandara Dubai Sebelum Ledakan Rudal

03/03/2026
Insanul Fahmi

Hindari Penjara Demi Anak, Insanul Fahmi Surati Kapolri Minta Damai dengan Istri

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.