• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/02/2026 12:37
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

KPK Tegaskan Korupsi Kuota Haji Ulah Petinggi Kemenag

KPK menegaskan permainan kuota haji ini bukan ulah Kanwil, melainkan oleh para petinggi Kemenag pusat.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
02/10/25 - 23:26
in Hukum, Nasional
A A
KPK Tegaskan Korupsi Kuota Haji Ulah Petinggi Kemenag

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (ANTARA/NADIA PUTRI RAHMANI)

Jakarta (Lampost.co) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) tidak melibatkan kantor wilayah (Kanwil). Menurut KPK, permainan kotor dalam pembagian kuota haji murni oleh petinggi Kemenag.

Poin Penting:

  • KPK menegaskan Kanwil Kemenag tidak terlibat dalam korupsi kuota haji.

  • Permainan dilakukan oknum petinggi Kemenag pusat.

  • KPK periksa pejabat Kemenag, travel haji, hingga mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

 

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan hal itu saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Oktober 2025.

“Permainan sudah dari atas, langsung terkait dengan oknum petinggi Kemenag pusat. Tidak sampai ke wilayah,” ujarnya.

Baca juga: KPK juga Bongkar Penyelewengan Kuota Petugas Haji

Kuota Haji Bukan Kewenangan Kanwil

Asep juga menjelaskan pembagian kuota haji bukan kewenangan Kanwil Kemenag di daerah. Hanya pejabat pusat yang bisa melakukan proses tersebut. “Kuota haji biasanya tidak sampai ke Kanwil. Itu semua yang mengatur langsung Kementerian Agama pusat,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menepis isu Kanwil Kemenag ikut bermain dalam skandal penyelewengan kuota haji. Fokus penyelidikan kini mengarah pada pejabat tinggi Kemenag yang ada dugaan terlibat.

Pembagian Kuota Tidak Sesuai Aturan

Kasus korupsi kuota haji bermula dari tambahan 20 ribu kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia. Tambahan kuota itu seharusnya mempercepat antrean jemaah haji reguler.

Berdasarkan aturan, pembagian dengan porsi 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, ada dugaan sejumlah oknum di Kemenag membaginya secara tidak adil, yakni 50 persen reguler dan 50 persen khusus.

Skema itu jelas merugikan jemaah haji reguler yang sudah lama menunggu. Selain itu, pola pembagian tidak sesuai prinsip keadilan dalam penyelenggaraan haji.

Periksa Pejabat Kemenag dan Travel Umrah

KPK sudah memeriksa banyak pejabat Kemenag dalam kasus korupsi haji ini. Selain itu juga sudah memintai keterangan sejumlah penyedia jasa travel umrah. Salah satu adalah Ustaz Khalid Basalamah, yang mengelola biro perjalanan haji dan umrah.

Tidak hanya itu, KPK juga sudah dua kali memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Pemeriksaan pertama berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025, dan yang kedua pada 1 September 2025.

Pentingnya Transparansi Pengelolaan Kuota 

Kasus dugaan penyelewengan kuota haji ini menunjukkan lemahnya pengawasan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Untuk itu, KPK menekankan pengelolaan kuota haji reguler dan kuota haji khusus harus transparan.

Publik berharap KPK menuntaskan kasus ini sampai ke akar agar praktik korupsi dalam penyelenggaraan haji tidak terulang. Transparansi, akuntabilitas, dan keadilan mutlak agar jemaah haji Indonesia tidak lagi menjadi korban permainan elit birokrasi.

Tags: biro umrahHAJIkasus korupsi hajiKEMENAGkorupsi kuota hajiKPKKPK periksa Kemenagkuota hajikuota haji khususkuota haji regulerpejabat Kemenagpenyelewengan kuota hajitambahan kuota hajitravel hajiYaqut Cholil Qoumas
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho

Hardjuno Wiwoho Ingatkan Pemerintah Jaga Kedaulatan Hukum

byIsnovan Djamaludin
31/01/2026

Jakarta (Lampost.co)—Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, memberikan peringatan keras kepada pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan jangka...

Otoritas Jasa Keuangan

Mundurnya Pimpinan OJK–BEI Jadi Teladan Baru di Tengah Gejolak IHSG

byNur
31/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut mundurnya sejumlah pejabat puncak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan...

Gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah itu nekat melarikan diri dari ruang operasi rumah sakit di Kabupaten Pringsewu.Dok/MTV News.com

Gembong Curanmor Bersenjata di Pringsewu Kabur Saat Operasi di Rumah Sakit

byNur
31/01/2026

Pringsewu (Lmapost.co)-— Perburuan terhadap Suradi alias Ganden (35) berubah menjadi operasi besar-besaran. Gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah itu...

Berita Terbaru

Petugas vaksinasi saat melakukan vaksin terhadap sapi milik masyarakat. (Foto: Lampost.co/Bambang Pamungkas)
Humaniora

Peningkatan Kasus PMK Tuai Sorotan

byDelima Napitupulu
01/02/2026

Surabaya (lampost.co)--Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyoroti peningkatan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di daerah setempat, pada...

Read moreDetails
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela dilantik menjadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung di Balai Keratun Lt. III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (31/01/2026). Dok. ADPIM.

Jihan Nurlela Ketua Yayasan Kanker Indonesia Lampung

01/02/2026
FOTO B Ketua Umum YKI Pusat, Prof. dr. Aru Wisaksono Sudoyo melakukan proses pelantikan pengurus YKI Provinsi Lampung di Balai Keratun Lt. III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (31/01/2026). Dok ADPIM

YKI Lampung Menjadi Rumah Harapan bagi Penyintas

01/02/2026
Pasien kanker.

Kasus Tumor-Kanker Masih Mendominasi di Lampung

01/02/2026
Pengukuhan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. Dok Adpim

KTNA Soroti Harmoni Pemprov-Petani Optimalsasi Hilirisasi

01/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.