Jakarta (Lampost.co): Seorang wanita ditemukan tewas di dalam toren di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurut warga sekitar, korban (54) adalah asisten rumah tangga yang tinggal di rumah tempat kejadian.
Dalam rekaman video amatir, terlihat petugas terpaksa memotong bagian tengah toren untuk mengeluarkan korban. Penemuan korban dalam kondisi tidak berpakaian lengkap.
Baca juga: Pengamat: Kepailitan Sritex Bukan hanya Masalah Internal Perusahaan
Sopir yang bekerja di rumah yang sama yang pertama kali menemukan korban. Sang sopir oleh sang pemilik rumah yang sedang di luar negeri minta untuk melihat keadaan rumah, sebab korban sulit oleh pemilik rumah hubungi. Sopir lalu melihat tutup toren dalam kondisi terbuka dan menemukan korban di dalamnya.
Korban telah petugas evakuasi dan langsung petugas bawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga kini, rumah berlantai tiga tersebut juga tampak sepi. Dari pagar hingga teras rumah, tampak telah terpasang garis polisi.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan akan menunggu hasil dari pemeriksaan jenazah di RS Polri Kramat Jati.
“Apakah ini ada dugaan tindak pidana atau murni dari kecelakaan,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom di Mapolsek Kelapa Gading, Jumat, 25 Oktober 2024.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda perampokan maupun pembobolan. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan kamera pengawas di sekitar lokasi.
“Hasil olah TKP, untuk rumah tidak ada barang-barang yang hilang atau ada pintu yang rusak, atau ada tanda-tanda orang yang masuk ke dalam rumah tersebut,” jelas Maulana.
1. Korban ditemukan oleh sopir rumah tangga
Penemuan mayat NM terjadi pada Kamis 24 Oktober 2024 sekitar pukul 06.30 WIB. Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh sopir yang bekerja di rumah tersebut.
“Yang pertama kali menemukan ini sopir yang juga bekerja di situ, tetapi dia tidak tidur di situ, pulang-pergi saja,” ungkap Maulana, Kamis 24 Oktober 2024.
2. Kondisi korban saat ditemukan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebutkan kondisi korban berada di dalam toren. Ade mengatakan korban berada dalam posisi telentang di dalam toren air.
“Saksi melihat korban berada di dalam penampungan air sudah meninggal dalam posisi telentang setengah telanjang,” kata Ade Ary, Jumat 25 Oktober 2024.
3. Majikan sedang di luar negeri
Adapun saat kejadian, majikan NM tidak berada di rumah. Majikan NM sedang berada di luar negeri.
“Korban bekerja di rumah tersebut sebagai ART. Majikannya sedang ada di luar negeri,” ujar Maulana.
4. Proses penemuan yang mengagetkan
Sopir yang menemukan korban bernama IP. Ia datang untuk membersihkan mobil seperti biasanya pada Kamis pagi. Karena pintu utama rumah terkunci, ia masuk melalui pintu samping menggunakan kunci cadangan yang dia miliki.
Setelah memanggil korban namun tidak ada jawaban, IP pun mencari ke seluruh penjuru rumah hingga akhirnya menemukan NM di dalam toren air di lantai tiga.
“Lalu sopir lewat pintu samping, kebetulan sopir punya kuncinya. Kemudian terus memanggil ‘Mak’e…Mak’e’ ternyata tidak ada jawaban,” tambah Maulana.
5. Autopsi untuk pastikan penyebab kematian
Jenazah NM saat ini sudah kepolisian evakuasi ke RS Polri untuk menjalani autopsi. Maulana menyampaikan bahwa polisi masih menunggu hasil visum dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Sudah petugas bawa ke RS Polri untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban. Kita tunggu visum dan autopsi,” jelasnya.
Hingga kini, polisi terus menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk sopir dan pihak keamanan perumahan.
Sumber: Metrotvnews
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update