• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 01/04/2026 12:55
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Harimau Sumatera Mati Usai Dipindahkan ke Kandang Perawatan 

Harimau menunjukkan perilaku sangat agresif dengan menabrak dinding dan pintu kandang perawatan sebanyak tiga kali.

Delima NapitupuluAndi ApriadibyDelima NapitupuluandAndi Apriadi
09/11/25 - 13:16
in Humaniora
A A
Harimau Sumatera Mati Usai Dipindahkan ke Kandang Perawatan 
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co)–Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menyampaikan bahwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan Nomor ID 13 RL Male bernama Bakas mati pada Jumat, 7 November 2025.

 

Kepala BKSDA Bengkulu, Himawan Sasongko menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal saat evakuasi pada 29 Oktober 2025 dari Talang Kali Pasir, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat, harimau memiliki luka bawaan.

 

“Harimau ini ada luka bawaan di pangkal pinggang kiri atas, terdapat bekas ikatan melingkar pada pinggang. Serta tidak memiliki jari keempat dan kelima pada kaki kanan depan,” ujarnya, Minggu 9 November 2025.

 

Himawan mengatakan pemindahan dari PPS Lampung ke Lembaga Konservasi Lembah Hijau dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi PPS. Mengingat hasil pengamatan menunjukkan beberapa bagian kandang angkut mengalami kerusakan dan berpotensi jebol oleh satwa tersebut.

 

“Selain itu, pemindahan juga agar harimau dapat perawatan yang lebih memadai di Lembaga Konservasi Lembah Hijau. Selama dalam pengawasan di PPS Lampung, harimau tersebut dalam kondisi fisik sehat namun menunjukkan perilaku agresif,” jelasnya.

 

Ia mengatakan pada saat proses pemindahan dari kandang angkut ke kandang perawatan di Lembaga Konservasi Lembah Hijau, harimau berhasil masuk ke kandang perawatan. Namun sesaat kemudian, harimau menunjukkan perilaku sangat agresif dengan menabrak dinding dan pintu kandang perawatan sebanyak tiga kali.

 

“Pada benturan yang ketiga harimau terjatuh dan kejang-kejang. Serta tidak lagi menunjukkan respons gerak. Segera pemeriksaan oleh dokter hewan, dan ternyata harimau telah mati,” paparnya.

Bedah Bangkai

Berdasarkan surat pemeriksaan pasca kematian yang keluarkan dokter hewan, setelah bedah bangkai pada 7 November 2025 pukul 19.40, penyebab kematian harimau adalah pendarahan otak akibat benturan benda tumpul.

 

“Untuk tindak lanjut, kadaver harimau saat ini di PPS Lampung dan akan ititip sementara di LK Lembah Hijau,” katanya.

 

BKSDA Bengkulu bersama PPS Lampung dan Lembaga Konservasi Lembah Hijau menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kematian satwa ini. Serta memastikan bahwa seluruh proses penanganan sesuai prosedur medis dan standar kesejahteraan satwa.

 

“BKSDA juga akan melakukan perbaikan-perbaikan fasilitas di PPS. Serta meningkatkan aspek keamanan terhadap satwa yang berperilaku agresif,” pungkasnya.

Tags: dokter hewanharimau matiHarimau SumatraKandangLEMBAH HIJAU
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Itera Terima 2.142 Mahasiswa Jalur SNBP 2026, Farmasi Jadi Prodi Paling Diminati

Itera Terima 2.142 Mahasiswa Jalur SNBP 2026, Farmasi Jadi Prodi Paling Diminati

byRicky Marlyand1 others
31/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi mengumumkan penerimaan 2.142 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan...

2.866 Pendaftar Lolos SNBP Unila, Siswa Asal Bandar Lampung Jadi Mayoritas

2.866 Pendaftar Lolos SNBP Unila, Siswa Asal Bandar Lampung Jadi Mayoritas

byRicky Marlyand1 others
31/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Lampung (Unila) resmi mengumumkan sebanyak 2.866 pendaftar lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Selasa, 31...

Program Kelas Migran Vokasi Ditarget Terealisasi dalam Waktu Dekat

Program Kelas Migran Vokasi Ditarget Terealisasi dalam Waktu Dekat

byRicky Marlyand1 others
31/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela membahas kesiapan Program Kelas Migran Vokasi bersama sejumlah pihak dalam rapat...

Berita Terbaru

Clara Shinta dan suami
Hiburan

Profil Muhammad Alexander Assad, Suami Clara Shinta yang Viral Diduga VCS

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama Muhammad Alexander Assad kini mendadak viral di berbagai platform media sosial Indonesia. Hal ini terjadi setelah...

Read moreDetails
Angga Wijaya dan Istri

Nurul Kamaria Gugat Cerai Angga Wijaya: Bantah Isu Orang Ketiga dan Ekonomi

01/04/2026
Betrand Peto bersama Sarwendah. Dok/Instagram

Betrand Peto Klarifikasi Tudingan Curi Parfum dan Uang Sarwendah

01/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali emas (buyback) hari ini.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 1 April 2026 Meningkat

01/04/2026
Clara Shinta dan suami

Bongkar Dugaan Suami VCS dengan Wanita Lain, Clara Shinta Menyesal Abaikan Teman

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.