• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 27/02/2026 21:48
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Ini 5 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu pola tidur anak.

Ricky MarlyMedia IndonesiabyRicky MarlyandMedia Indonesia
15/08/24 - 06:57
in Humaniora
A A
Ini 5 Cara Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget saat Libur Sekolah

(dok. istockphoto.com)

Jakarta (Lampost.co) — Kecanduan gadget merupakan salah satu masalah serius bagi anak-anak di era digital saat ini.

Penggunaan gadget yang berlebihan tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik. Tetapi juga bisa berdampak negatif pada kesehatan mental anak seperti mudah tantrum dan depresi. Berikut adalah alasan mengapa anak yang kecanduan gadget lebih mudah terhadap tantrum dan depresi:

1. Kebahagiaan Instan

Penggunaan gadget memberikan kepuasan instan secara terus-menerus, seperti game online, video pendek, atau media sosial.

Baca Juga:

3 Smart Home Gadget yang Wajib Ada di Rumah

Ketika anak terbiasa mendapatkan kebahagiaan instan ini, mereka menjadi kurang toleran terhadap situasi yang membutuhkan kesabaran.

Hal ini dapat menyebabkan anak mudah frustasi dan marah yang pada akhirnya akan mengakibatkan tantrum pada anak.

 

2. Gangguan Pola Tidur

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu pola tidur anak.

Kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan anak menjadi mudah tersinggung, sulit mengontrol emosi, dan lebih mudah depresi. Kondisi ini karena rasa lelah akibat tubuh tidak memiliki waktu istirahat yang cukup.

 

3. Kurangnya Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah kunci untuk seseorang dapat memahami atau mengenal karakter orang lain untuk saling menghargai. Hal ini termasuk ke dalam pengembangan keterampilan sosial untuk pengembangan diri.

Anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu di depan gadget cenderung kurang berinteraksi dengan keluarga dan teman-temannya di dunia nyata.

Hal ini yang dapat menyebabkan perasaan depresi karena isolasi diri dari dunia sosial.

 

4. Pengaruh Konten Negatif

Tidak semua konten yang tersedia di gadget cocok untuk anak-anak.

Banyak konten yang mengandung kekerasan, intimidasi, dan perilaku negatif lainnya yang dapat mempengaruhi mental ataupun kepribadian anak.

Anak-anak yang melihat konten tersebut mungkin menunjukkan perilaku agresif dan mudah marah yang dapat memicu tantrum dan meningkatkan risiko depresi.

 

⁠5. Ketergantungan

Penggunaan gadget dapat menyebabkan seseorang mengalami ketergantungan, yaitu suatu kondisi seseorang yang tidak dapat melepaskan penggunaan gadget.

Aktivitas melalui gadget yang menyebabkan adanya ketergantungan dapat terjadi karena seseorang mendapatkan respon yang mereka inginkan.

Seperti postingan pada media sosial yang memberikan validasi akan dirinya melalui jumlah like atau komentar positif.

Ketika tidak mendapatkan respon yang mereka harapkan, mereka dapat merasa tidak berharga atau kurang percaya diri. Hal inilah yang menyebabkan tumbuhnya depresi pada anak.

Tags: ANAKKESEHATANtantrum
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Bangun Kesiapsiagaan Bencana untuk Wujudkan Nilai-Nilai Kebangsaan Masyarakat

Bangun Kesiapsiagaan Bencana untuk Wujudkan Nilai-Nilai Kebangsaan Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
27/02/2026

Semarang (Lampost.co) -- Upaya membangun kesiapsiagaan bencana masyarakat erat hubungannya dengan mewujudkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan. "Dampak bencana yang terjadi...

Safari Ramadan NasDem Dimulai dari Way Kanan

Safari Ramadan NasDem Dimulai dari Way Kanan

byMustaan
27/02/2026

WAY KANAN — Partai NasDem memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Way Kanan, Kamis (26/2/2026). Agenda perdana Dewan...

DPRD Lampung Soroti Kualitas MBG Ramadan, Desak Sidak Rutin Dapur Penyedia

DPRD Lampung Soroti Kualitas MBG Ramadan, Desak Sidak Rutin Dapur Penyedia

byAtikaand1 others
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota Komisi II DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, membenarkan bahwa ia menerima berbagai laporan terkait kualitas makanan...

Berita Terbaru

Pramuka Lampung Timur Didorong Lebih Inklusif
Lampung

Pramuka Lampung Timur Didorong Lebih Inklusif

byRicky Marly
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komitmen membuka ruang partisipasi setara menjadi sorotan dalam pelantikan Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung...

Read moreDetails
Pemkab Lampung Utara Terima CSR PT SMI, Ambulans Baru Perkuat Puskesmas Mider

Pemkab Lampung Utara Terima CSR PT SMI, Ambulans Baru Perkuat Puskesmas Mider

27/02/2026
BATIQA Hotel Lampung Kolaborasi dengan Bhayangkari Peduli dan Polsek TKB Gelar Jumat Berkah Sambut Ramadan

BATIQA Hotel Lampung Kolaborasi dengan Bhayangkari Peduli dan Polsek TKB Gelar Jumat Berkah Sambut Ramadan

27/02/2026
Polda Lampung dan Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

Polda Lampung dan Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

27/02/2026
Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 oleh Polda Lampung dan Banten dengan fokus utama pada jalur tol serta penyeberangan laut.Dok/Lampost.co

Polda Lampung-Banten Matangkan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

27/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.