• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 28/01/2026 18:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Jangan Gagap Pengembalian Jurusan di SMA, Sekolah Harus Siap Hadapi Tantangan

Adi SunaryoUmar RobbanibyAdi SunaryoandUmar Robbani
03/05/25 - 18:06
in Humaniora
A A
Peserta didik saat melaksanakan upacara. Dok Google Foto

Ilustrasi (Ist)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pengembalian sistem jurusan di jenjang SMA menjadi tantangan baru bagi sekolah. Perubahan ini terasa mendadak karena tahun ajaran baru akan mulai dalam tiga bulan ke depan.

Meskipun tampak mendadak, Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Suharto, meyakini sekolah mampu menerapkan kebijakan tersebut dengan baik. Ia menjelaskan bahwa selama ini, meskipun tidak ada sistem penjurusan, sekolah tetap melakukan pemetaan terhadap minat dan kemampuan siswa.

Baca juga: Was-was Peserta Didik Kembalinya Penjurusan

Namun, pihak sekolah masih menunggu hasil kajian dari Kemendikdasmen terkait kebijakan ini. Setelah pemerintah merampungkan kebijakan tersebut, barulah sekolah bisa menentukan langkah strategis yang harus diambil.

“Terkait penjurusan nanti, kami tinggal menyesuaikan. Pengembangannya mudah karena sekolah sudah terbiasa menghadapi perubahan kebijakan,” ujar Suharto.

Jika penjurusan dimulai sejak kelas 10, maka sekolah akan langsung melakukan tes penempatan atau placement test bagi siswa baru. Selain itu, sekolah juga bisa melakukan kajian individu terhadap setiap siswa.

“Sekolah memiliki layanan Bimbingan Konseling (BK). Tim BK akan mewawancarai seluruh siswa dan menggali data mereka, sehingga kami benar-benar bisa membaca kompetensinya,” jelasnya.

Sementara jika penjurusan mulai pada kelas 11, sekolah bisa menggunakan nilai rapor kelas 10 sebagai dasar seleksi. Selain itu, sekolah juga dapat mengadakan tes kompetensi untuk mengukur bakat dan kemampuan siswa.

“Inilah tantangan besar bagi sekolah, yaitu bagaimana memetakan kompetensi setiap siswa secara akurat,” tambah Suharto.

Sekolah Tetap Memetakan Akademik Siswa

Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman, juga menyampaikan kesanggupan sekolahnya untuk menjalankan kebijakan penjurusan. Ia menyatakan bahwa meskipun saat ini tidak ada penjurusan, sekolah tetap menyusun kerangka minat dan kompetensi siswa sejak awal.

“Sejak pendaftaran, kami sudah memetakan kecenderungan akademik siswa ke dalam empat pilihan, yakni IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Dengan pemetaan ini, siswa bisa lebih fokus dalam menerima materi sesuai minatnya,” ungkap Lukman.

Lukman menambahkan bahwa sekolah juga bekerja sama dengan psikolog dari Universitas Lampung (Unila) untuk membantu siswa memilih jurusan perguruan tinggi yang sesuai.

“Dengan dukungan psikolog, kami harap saat siswa kelas 12 memilih jurusan kuliah. Tidak akan ada pertentangan antara minat siswa, kemampuan, dan keinginan orang tua,” jelasnya.

Menurut Lukman, sistem penjurusan berdampak positif terhadap kemampuan siswa karena mereka dapat fokus dalam proses pembelajaran. Ia menilai, tanpa penjurusan, materi pelajaran yang diterima siswa menjadi terlalu luas dan kurang terarah.

“Sebetulnya, sejak awal memang harus mengarahkan siswa ingin menjadi apa. Sehingga sekolah bisa melatih kemampuan mereka sejak dini,” pungkas Ketua Forum Komunikasi Kepala MAN (FKKM) Lampung itu.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Berita Pendidikan LampungHUMANIORAjurusan smapenjurusan SMAtahun ajaran baru 2025
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pengamat Pendidikan Dorong Dana BOS Diprioritaskan untuk Kebutuhan Mendesak Sekolah

Pengamat Pendidikan Dorong Dana BOS Diprioritaskan untuk Kebutuhan Mendesak Sekolah

byAtikaand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Pendidikan Lampung, Undang Rosidin, menegaskan bahwa penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya benar-benar difokuskan...

Disdikbud Lampung Perketat Pengawasan Penggunaan Dana BOS

Disdikbud Lampung Perketat Pengawasan Penggunaan Dana BOS

byAtikaand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung berkomitmen memperketat pengawasan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di...

1.040 Sekolah di Lampung Terima Dana BOS Senilai Rp544 Miliar

1.040 Sekolah di Lampung Terima Dana BOS Senilai Rp544 Miliar

byAtikaand1 others
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung mencatat sebanyak 1.040 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB, baik...

Berita Terbaru

Ilustrasi TikTok.
Nasional

TikTok di AS Dihantam Isu Sensor dan Gangguan Sistem

byNur
28/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--– TikTok menepis tudingan bahwa unit operasional barunya di Amerika Serikat melakukan pembatasan atau pengendalian ketat terhadap konten pengguna....

Read moreDetails
Drama Millerntor: Penalti Menit Akhir St Pauli Paksa RB Leipzig Berbagi Poin

Drama Millerntor: Penalti Menit Akhir St Pauli Paksa RB Leipzig Berbagi Poin

28/01/2026
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran lebih luas virus Nipah

WHO Buka Suara soal Wabah Nipah di India, Ini Risiko Penyebarannya

28/01/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-29JAN

Hasil Coppa Italia: Como Singkirkan Fiorentina 3-1, Tantang Napoli di Perempat Final

28/01/2026
Onadio Leonardo dan Beby Prisillia yaa

Onadio Leonardo Bebas Rehabilitasi Hari Ini, Beby Prisillia Sambut Haru Kepulangan Suami

28/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.