Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung resmi mengumumkan kelulusan siswa SMA dan SMK tahun ajaran 2024/2025. Persentase kelulusan nyaris mencapai 100 persen, namun belum sepenuhnya terpenuhi akibat sejumlah siswa yang putus sekolah.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan bahwa kelulusan siswa SMA mencapai 99,98 persen. Dari total 86.735 siswa, hanya 11 siswa tidak lulus. Mereka berasal dari Lampung Tengah, Pringsewu, Way Kanan, dan Bandar Lampung.
Sementara itu, tingkat kelulusan di SMK sebesar 99,95 persen atau sebanyak 46.238 siswa. Adapun siswa yang tidak lulus mencapai 24 orang, tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Ini capaian yang patut kita syukuri. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi siswa untuk menyongsong masa depan,” ujar Thomas, Senin, 5 Mei 2025.
Thomas juga menjelaskan, ada 12 kabupaten/kota yang meraih kelulusan 100 persen di jenjang SMA, dan 7 kabupaten/kota untuk jenjang SMK.
Putus Sekolah
Sementara itu, Kepala Bidang SMK, Sunardi, mengungkapkan bahwa siswa yang tidak lulus adalah mereka yang sudah putus sekolah. Meski demikian, nama-nama siswa tersebut masih tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga tetap terhitung dalam sistem kelulusan.
“Mereka yang tidak lulus itu karena sudah putus sekolah dengan berbagai alasan. Tapi datanya masih ada di dapodik,” kata Sunardi.
Berdasarkan Portal Data Pendidikan per 28 April 2025, jumlah sisq SD hingga SMA/SMK sederajat di Lampung mencapai 1.072.621 orang. Rinciannya, 574.067 siswa SD, 300.863 siswa SMP, dan 196.691 siswa SMA/SMK.
Dari data Disdikbud Lampung, ada 29.788 siswa putus sekolah di berbagai jenjang. Jenjang SMA menjadi penyumbang terbanyak dengan 11.525 siswa yang tercatat keluar dari sistem pendidikan.