Jakarta (Lampost.co)—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan di implementasikan oleh pemerintahan Prabowo Subianto memproyeksikan untuk meningkatkan gizi anak-anak. Serta memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sehingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat kecil di berbagai daerah.
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemerintah akan memastikan pelaksanaan program ini melakukan dengan tata kelola yang akuntabel. Agar manfaatnya bisa terasa secara maksimal oleh masyarakat.
Program MBG akan berjalan secara bertahap, sesuai dengan kesiapan teknis dan kelembagaan di setiap wilayah. Selain meningkatkan gizi anak, program ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan melibatkan UMK.
“Program MBG akan dilaksanakan secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan teknis dan kelembagaan di setiap wilayah,” kata Jokowi dikutip dari pidato Nota Keuangan APBN 2025 di DPR, Jakarta, akhir pekan lalu.
Nantinya, yang akan mendapatkan peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Pemerintah percaya bahwa melalui program ini, tidak hanya kesehatan anak-anak yang akan meningkat. Tetapi juga ketahanan ekonomi daerah.
Dengan memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup, program ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif. Serta memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
Program ini di anggap sebagai langkah konkret dalam mencapai pemerataan kesejahteraan di seluruh negeri dan mendukung tujuan jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan inklusivitas dan keberlanjutan pembangunan.







